Home » Pembobol ATM Mandiri Rp400 Juta, Gunakan Helm dan Masker

Pembobol ATM Mandiri Rp400 Juta, Gunakan Helm dan Masker

BALIKPAPAN, GERBANGKALTIM.COM.—Kasus pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di kawasan Jalan Ahmad Yani, Balikpapan Tengah masih diselidiki  jajaran Polres Balikpapan.  Polisi kini telah mengarah pada pelaku pembobolan uang berjumlah hampir Rp400 juta di dalam mesin ATM tersebut.

Selama proses penyelidikan kasus ini pihak kepolisian dari Unit Jahtanras Satreskrim Polres Balikpapan  dibantu oleh tim investigasi internal yang dibentuk oleh bank.  Aparat sudah mencurigai siapa pelaku dibalik kasus ini, akan tetapi  polisi tak mau gegabah sebab dalam penyelidikan ini belum punya bukti kuat untuk menjerat tersangka.  Prosesnya sendiri masih dilanjutkan oleh tim investigasi dari vendor.

Setelah memeriksa 20 saksi  polisi juga menyelidiki hasil rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang berada di mesin ruang ATM. Dari hasil penyelidikan CCTV terlihat rekaman seorang pria yang diduga penjahat pembobol ATM,  pelaku belum bisa diidentifikasi karena menggunakan helm dan masker, dalam rekaman CCTV yang  berdurasi kurang lebih satu menit.

Pembobolan ATM terjadi 27 April malam,  baru diketahui setelah pintu brankas mesin ATM didapati oleh petugas keamanan dalam keadaan terbuka.

Sepintas mesin ATM dalam kondisi normal,  namun jika diperhatikan lebih teliti,  pintu brankas dalam keadaan tidak terkunci. Kecurigaan  diketahui oleh petugas keamanan di lokasi ATM setelah mendapat informasi seorang nasabah yang ingin menggunakan ATM.

Pada saat dilakukan pengecekan terhadap brangkas itu, didapati sebanyak dua boks tempat menaruh uang pecahan 100 ribu rupiah sudah dalam kondisi tidak berisi uang.(Mukmin Azis)

Sumber: BKV Channel

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.