Home » Gerbang Business » Pemkot Balikpapan Minta Larangan Rapat di Hotel Dievaluasi

Pemkot Balikpapan Minta Larangan Rapat di Hotel Dievaluasi

Ballroom-300x200Balikpapan, GERBANGKALTIM.com,–Pemerintah Kota Balikpapan berharap pemerintah pusat segera melakukan evaluasi terhadap kebijakan larangan rapat di hotel bagi PNS menyusul anjloknya tingkat isian meeting Room dan kamar. Hal ini karena Balikpapan bukan kota wisata namun kota yang mengandalkan sektor jasa.

Menurut Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemerintah Kota Balikpapan Sri Soetantinah, jika kondisi ini terus berlanjut maka dikhawatirkan akan mempengaruhi pendapatan asli daerah karena hotel dan restoran salah satu sektor usaha dengan andil yang besar pada pada Kota Balikpapan.

“Apalagi Balikpapan selama ini selalu mempromosikan sebagai kota meeting indentifikasi conference and exhibition (Mice)”, ujarnya.

Namun pihaknya akan terus mengikuti dan melaksanakan kebijakan pemerintah pusat dan dipastikan sejak awal tahun 2015 hingga kini belum ada kegiatan yang dilaksanakan di hotel.

Sementara itu, kabar melemahnya dunia perhotelan dalam kota lantaran terkena dampak larangan rapat bagi PNS disangsikan oleh kepala kantor perwakilan wilayah bank Indonesia Suharman Tabrani. Pihaknya yakin perhotelan masih potensial karena Balikpapan sebagai kota bisnis.(fe-gk)

Foto: salah satu ruang pertemuan di Hotel Sagita Balikpapan. (sumber: www.hotelsagita.co.id)

Check Also

Bersyukur Pasangan Nomor 4 Teratas

Samarinda, GERBANGKALTIM.COM,- Aura “kemenangan” Rusmadi Wongso sebagai Gubernur Kaltim periode 2018-2023 mewarnai acara open house …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *