Home » GerbangNews » Pendamping Desa di Paser Belum diperpanjang Kontrak

Pendamping Desa di Paser Belum diperpanjang Kontrak

Tanah Grogot (GERBANGKALTIM.com)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Paser Katsul Wijaya mengatakan, perpanjangan kontrak pendamping desa di daerah itu memerlukan rekomendasi dari DPMD.

“Memang ada advise atau rekomendasi dari DPMD terkait perpanjangan kontrak pendamping desa,” kata Katsul Wijaya di Tanah Grogot, Senin (20/3).

Sebanyak 31 pendamping desa di daerah itu, yang terdiri dari tenaga ahli, pendamping desa di setiap kecamatan, dan pendamping lokal desa menurut Katsul telah tiga bulan ini belum menerima kontrak perpanjangan kerja.

“Sejak Januari mereka belum menerima kontrak perpanjangan kerja,” ujar Katsul.

Namun menurut Katsul, ketiga puluh pendamping desa itu tetap melakukan koordinasi dan komunikasi yang baik terkait pendampingan desa di wilayah tugasnya masing-masing.

“Meski mereka belum diperpanjang kontraknya, mereka tetap berkoordinasi dengan DPMD terkait pendampingan desa,” kata Katsul.

Oleh karena itu lanjut Katsul, pihaknya memberikan advise atau rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi untuk melanjutkan kontrak para pendamping desa itu.

“DPMD memberikan advise, bahwa mereka bekerja cukup baik. Tapi tetap hak sepenuhnya perpanjangan kontrak ada di tingkat Pemerintah Propinsi,” ujar Katsul.

Kontrak perpanjangan ketiga puluh pendamping desa itu kata Katsul direncanakan akan dilakukan pada bulan Maret 2017.

“Pada bulan Maret ini, informasi yang kami terima kontrak mereka baru diperpanjang,” ujar Katsul.

DPMD Paser lanjut Katsul berharap para pendamping desa untuk dapat membantu para Kepala Desa, khsusnya ketujuh puluh satu Kepala Desa yang baru dilantik beberapa waktu lalu.

“Kami minta para pendamping desa untuk terus mengawal 71 Kepala Desa yang baru dilantik untuk menyusun Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang harus dikumpulkan paling lambat pada Mei 2017,” ujar Katsul.(Jya)

Check Also

Polda Kaltim Ungkap 38 Kasus Korupsi

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sepanjang tahun 2017 lalu, Polda Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil mengungkap 38 kasus korupsi. Kasus ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *