Home » Penerimaan CPNSD Dijamin Bebas Kecurangan dan KKN

Penerimaan CPNSD Dijamin Bebas Kecurangan dan KKN

Arahan Bupati Pengawas CPNSD NunukanNUNUKAN, GERBANGKALTIM.COM,—Bupati Nunukan Drs H Basri, menjamin sekaligus menegaskan, tidak akan terjadi kecurangan serta bebas dari unsur korupsi, kolusi dan nipotisme (KKN) dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) formasi tahun 2013, khususnya di wilayah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Penegasan itu disampaikan Bupati Basri, dihadapan ratusan PNS dan guru yang ditugaskan sebagai pengawas ujian CPNSD pada hari Minggu (3/11/2013). Para pengemban tugas ini diharapkan dapat melaksanakan tugas dan fungsi selaku pengawas ujian dan mencegah terjadinya kecurangan-kecurangan yang kemungkinan dapat dilakukan peserta ujian.
Menurut Bupati Basri, dalam penerimaan CPNSD formasi tahun 2013 dipastikan tidak akan terjadi kecurangan dan terbebas dari unsur KKN, mengingat pelaksanaan penerimaan CPNSD Kabupaten Nunukan dilaksanakan secara professional. Bahkan, seorang bupati pun tidak akan bisa melakukan intenvensi pemerintah pusat untuk meluluskan seseorang dalam pelaksanaan CPNSD.
“Seandainya bupati yang menentukan kelulusan para peserta tes, maka saya tegaskan, tidak perlu mengikuti tes, langsung lulus saja,” ujar bupati kepada seluruh petugas yang sengaja dikumpulkan untuk mendapatkan pengarahan tentang beban dan tanggungjawab menjadi pengawas di Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Rabu (30/10/2013).
Pelaksanaan ujian CPNSD dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Soal ujian dibuat di Jakarta oleh perguruan tinggi yang telah ditunjuk pemerintah pusat. “Jadi, soal CPNSD yang akan dikerjakan peserta ujian, bukan pemerintah daerah yang membuat dan BKD. Ini mohon disampaikan kepada seluruh masyarakat,” kata Bupati menegaskan.
Sementara itu, untuk peserta ujian kategori 2, seteleh melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), dari 600 orang yang telah terdaftar, para peserta akan dinyatakan lulus setelah melampau standar nilai yang ditetapkan pemerintah. Hal ini berbeda dengan formasi CPNSD umum, kelulusan dinilai dari nilai tertinggi.
“Peserta ujian CPNSD yang masuk dalam kategori 2, bisa saja lulus semua. Jika seluruh peserta dapat melampau nilai standar yang ditetapkan pemerintah. Jika sebaliknya, bisa saja tidak lulus semua apabila peserta tidak dapat melampau nilai standar,” terang Basri. (sur/humas)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.