Home » Gerbang Polri » PENGEMUDI TAKSI “ON LINE” TEWAS
Korban terkapar tidak bernyawa saat ditemukan Tim Jatanras Polda Kaltim di kawasan Perumahan Prona III Balikpapan Selatan.

PENGEMUDI TAKSI “ON LINE” TEWAS

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,-

Darmadi Anca alias Anca yang disebut-sebut pelaku.

Salah seorang pengemudi taksi on line ditemukan warga dalam keadaan tewas bersimbah darah di lahan kosong ditumbuhi rerumputan ilalang di kawasan Sepinggan , Balikpapan Selatan. Lelaki belum setengah baya itu diduga merupakan korban pembunuhan. Di sekitar lehernya tampak darah mengental.

Warga Perumahan Prona III Balikpapan Selatan geger, lantaran ditemukan jasad pria yang tergeletak di semak-semak dekat kawasan pekuburan umum. Belakangan diketahui, nama jasad pria yang sudah terbujur kaku tersebut Handarri (28).

Korban ditemukan tewas tidak jauh dari mobil berwarna merah yang diduga miliknya. Saat ditemukan bagian tubuh atas korban tampak darah mengucur yang membuat pakaian bagian atasnya yang semula putih dipenuhi bercak merah akibat darah.

Berkat kerja keras Team Opsnal Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil membekuk seseorang yang diduga pelaku pembunuhan. Orang yang dicurigai itu disebut-sebut bernama Darmadi Anca alias Anca.

Dibekuknya Darmadi atas pengembangan penyelidikan Tim Jatanras yang mengintrogasi Yadi, salah seorang saksi. Menurut keterangan saksi kepada pihak kepolisian, pelaku meminta kepada Yadi untuk diantar ke rumah kosnya di Jalan Prapatan Dalam dalam keadaan tangan terluka , sekitar pukul 15.00 wita.

Mendapat informasi itu, tim bergerak ke rumah kos terduga pelaku di Prapatan Dalam dan terduga pelaku sudah tidak ada di tempat. Pihak kepolisian mendapatkan informasi terduga pelaku berangkat ke Sangatta dengan menyewa mobil Avanza nopol KT 1098 LR.

Khawatir kehilangan jejak, kemudian tim berkoordinasi dengan Pos PJR kilometer 23 dan Pos PJR kilometer 51 untuk dilakukan razia terhadap kendaraan tersebut. Dalam razia itu petugas mendapati kendaraan yang dicurigai dan menemukan orang yang dicari, sekira pukul 16.40 wita. Pelaku berhasil diamankan oleh personil pos PJR kilometer 51.

Dari keterangan pelaku kepada polisi, Darmadi Anca melakukan perbuatan itu adalah karena sakit hati terhadap korban, dikarenakan tidak sesuai dengan orderan saat memesan untuk mengantarkan pelaku ke Prona melalui aplikasi taksi online.

“Waktu itu, Saya todong kepalanya,” aku pelaku kepada penyidik. Senjata yang ditodongkan ke kepala korban adalah Air Softgun. Saat itu pelaku tidak hanya sekadar menodongkan saja, tapi benar-benar ditembakan ke kepala bagian belakang. Akhirnya, korban mencoba menghidar dan keluar mobil dan berlari meninggalkan mobil sekaligus pelaku.

Kemudian pelaku mengejar dan memukul kepala korban dengan dongkrak mobil milik korban sebanyak 4 kali di bagian kepala. Usai menyiksa korban, pelaku melarikan diri. Namun pelariannya berhasil dicegah dan ditangkap petugas ketika akan kabur ke luar dari wilayah Balikpapan. Saat ini Darmadi Anca sudah diamankan tim gabungan.

Pelaku langsung dijadikan tersangka kasus pembunuhan. Tersangka dan barang bukti diserahkan ke Polsek Balikpapan Selatan, guna penyidikan lebih lanjut. Sementara, korban Handarri beralamat di Perum Korpri RT 63 Sepinggan Balikpapan Selatan, mengalami luka tusukan di kepala, telinga, pinggang belakang. Saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa dalam keadaan terlentang.

Terkait dengan kejadian itu, Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat mengatakan, pihaknya menerima laporan warga sekitar 09.30 wita. Seluruh masyarakat diimbau untuk lebih waspada lagi, terutama di lokasi atau jalan-jalan sepi. (hm/sh)

Check Also

Banjir Samarinda Ada Solusinya

#KaloRusmadiGubernurnya Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Rusmadi Wongso, mantan Kepala Bappeda, Sekdaprov Kaltim menjelang fajar menyingsing pemerintahannya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.