Home » GerbangNews » Penyembelihan Metode Kandang Jepit Tidak Menyiksan Hewan Kurban

Penyembelihan Metode Kandang Jepit Tidak Menyiksan Hewan Kurban

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Sejumlah warga di Tanah Grogot Kabupaten Paser, tepatnya di kompleks perumahan jemaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Paser Tanah Grogot, Jum’at (1/9), menyembelih hewan kurban dengan metode kandang jepit. Sebanyak 16 ekor sapi dan dua kambing disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah ini.

Metode itu menggunakan alat sederhana seperti kayu ulin yang membentuk kandang kecil, dimana sisi sebelah kandang bisa dilepas. Sisi kandang yang bisa dilepas itu dipasang empat buah roda di setiap sudutnya.

Saat sapi dimasukkan ke dalam kandang, dan posisi kakinya sudah terikat, maka sapi itu pun direbahkan, dan kemudian dibawa ke tempat penyembelihan. Usai disembelih lehernya, sapi yang masih posisi terikat itu dipindahkan ke tempat penyayatan daging.

Menurut Juradi, petugas Dinas Pertanian Kabupaten Paser, metode tersebu memudahkan warga dalam proses penyembelihan. Dalam proses penyembelihan dengan metode itu menurut Juradi, sapi juga tidak begitu tersiksa.

“Metode ini tidak banyak menyakiti hewan kurban. Karena dalam menyembelih hewan kurban juga harus memperhatikan kesejahteraan hewan, dimana sapi sapi tidak terlalu banyak disakiti. Masyarakat juga terbantu saat proses pemotongan karena hewan tidak banyak bergerak,” kata Juradi.

Sejauh ini, Dinas Pertanian baru menemukan metode tersebut di tempat itu. Menurut Juradi, warga setempat sudah melakukannya dua tahun terkahir.

“Dari pantauan Dinas Pertanian, metode seperti ini sudah dilakukan dua tahun terakhir. Dan kami melihat metode seperti ini baru dilakukan di sini,” pungkas Juradi.(Jya)

Check Also

Kodim Grogot Inisiasi Pembentukan Posko Terpadu Karhutla 

Kodim 0904 Tanah Grogot menginisiasi pembentukan posko terpadu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *