Home » Batubara » Personel Polres Kukar Berhasil Ajak Dialog Warga Sanga Sanga yang Demo Tambang PT ABN
Lokasi Tambang PT ABN di Pendingin Sanga Sanga, Kukar. (foto: google)

Personel Polres Kukar Berhasil Ajak Dialog Warga Sanga Sanga yang Demo Tambang PT ABN

SANGA-SANGA, Gerbangkaltim.com,–Puluhan warga Sanga Sanga Kabupaten  Kutai  Kartanegara menggelar aksi unjukrasa di areal tambang batubara PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN) desa Pendingin, Sanga Sangat, Jumat (26/5/2017).

Warga menuntut perusahaan tambang untuk memberikan ganti rugi karena dinilai telah  menduduki dan mengekploitasi lahan seluas 1,5 hektar sejak tahun 2008. Sementara perusahaan PT ABN menyatakan sudah membeli lahan dari pemilik pertama, dan selama 9 tahun tidak ada masalah.

Warga yang datang dengan membawa spanduk dan poster di lokasi areal tambang ini langsung dihadang aparat kepolisian dari Polsek Sanga Sanga dan Polres Kutai Karta Negara. Sempat terjadi adu mulut antara warga dengan aparat kepolisian. Namun aparat kepolisian Polsek Sanga Sanga dan Polres Kutai Kartanegara, Polda Kaltim berhasil mengajak warga untuk berdialog di Polsek Sanga Sanga.

“Warga memiliki surat bukti sah kepemilikan sedangkan perusahaan sama sekali tidak memilikinya, namun begitu saja mengambil lahan tersebut, sehingga warga datang ke lokasi ini untuk menuntut haknya,” kata Ahmad Yani perwakilan warga.

Konveyor PT ABN (foto: http://www.adimitra-baratama.co.id/)

Sementara itu perwakilan PT ABN, Hasyim Mustofa mengatakan, perusahaan telah membayar ganti rugi lahan tersebut, namun memang bukan kepada pemilik surat yang sah, tapi pemilik pertama lahan dan perusahaan tidak mengetahui jika lahan tersebut telah diperjual belikan.

“Saat ini lahan yang digunakan memang tidak memiliki surat karena lokasinya lahan garapan, dan perusahaan mempersilakan warga untuk menempuh jalur hukum jika tidak puas dengan keputusan yang diambil,” kata Mustofa.

PT Toba Bara Sejahtra Tbk Miliki 3 Lokasi Tambang di Sanga Sanga

PT ABN seperti dalam website resminya http://www.tobabara.com, merupakan anak perusahaan PT Toba Bara Sejahtra Tbk (Toba Bara). Perusahaan ini menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Cipta Kridatama (CK), anak perusahaan PT ABM Investama Tbk, untuk pekerjaan penambangan batubara di daerah Sangasanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Penandatanganan perjanjian pekerjaan penambangan batubara dilakukan oleh Hamid Awaluddin dan Sudirdjo Widjaja, masing-masing dalam jabatannya selaku Direktur Utama dan Direktur PT Adimitra Baratama Nusantara, dan Irfan Setiaputra, selaku Direktur Utama PT Cipta Kridatama, pada 29 Mei 2015 di Jakarta. Kerjasama dengan PT Cipta Kridatama ini dilakukan untuk jangka waktu lima tahun ke depan, dengan perkiraan nilai kontrak sekitar US$ 396 juta.

Penetapan PT Cipta Kridatama sebagai kontraktor penambangan batubara bagi PT Adimitra Baratama Nusantara didasarkan pada beberapa kriteria. Diantaranya adalah pengalaman perusahaan sebagai kontraktor penambangan batubara, ketersediaan sumber daya manusia yang memadai untuk menyelesaikan pekerjaan yang diberikan, dan kapasitas peralatan yang dimiliki.

PT Cipta Kridatama menggantikan kontraktor penambangan sebelumnya, PT Petrosea Tbk, dimana penggantian kontraktor penambangan ini sejalan dengan program pengelolaan biaya yang lebih efisien yang dijalankan oleh Toba Bara secara menyeluruh dalam mengelola tambang batubara di tiga konsesi yang dimilikinya, terutama seiring dengan kondisi harga pasar batubara yang belum mampu melepaskan diri dari tekanan yang berkepanjangan.

Denah lokasi 3 tambang termasuk lokasi PT ABN yang saling bersebelahan, di Sanga Sanga, Kukar. (foto: ist/http://www.adimitra-baratama.co.id)

PT Toba Bara Sejahtra Tbk (Toba Bara) memiliki 3 (tiga) anak perusahaan, yaitu: PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN), PT Indomining (IM), and PT Trisensa Mineral Utama (TMU). Ketiga anak perusahaan tersebut berada di Kalimantan Timur dan letaknya bersebelahan.

Kepemilikan Toba Bara di ABN adalah sebesar 51%, di IM sebesar 99,99%, dan di TMU sebesar 99,99%. ABN berlokasi di Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. ABN dioperasikan berdasarkan izin IUPOP dan mulai beroperasi sejak bulan September 2008. Luas lahan ABN mencapai 2.990 hektar dengan perkiraan sumber daya batubara sekitar 156 juta ton.

IM berlokasi di Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. IM dioperasikan berdasarkan izin IUPOP dan mulai beroperasi sejak bulan Agustus 2007. Luas lahan IM mencapai 683 hektar dengan perkiraan sumber daya batubara sekitar 37 juta ton.

TMU berlokasi di Loa Janan, Muara Jawa dan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. TMU dioperasikan berdasarkan izin IUPOP dan mulai beroperasi sejak bulan Oktober 2011. Luas lahan TMU mencapai 3.414 hektar dengan perkiraan sumber daya batubara sekitar 43 juta ton. Secara total, sumber daya batubara Toba bara diperkirakan mencapai 236 juta ton.

(mh/tw)

Check Also

Polisi Turun ke Pasar, Inflasi Terjaga

CAPAIAN inflasi periode Lebaran 2017 atau Juni 2017 yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *