Home » Gerbang Business » Bandara » Mau Terus Menambang Batubara? Ini Kata Wawali Samarinda

Mau Terus Menambang Batubara? Ini Kata Wawali Samarinda

Banjir di Samarinda. (Foto: diskominfo.kaltimprov.go.id)SAMARINDA, GERBANGKALTIM.COM,—Pemkot Samarinda kembali memberikan warning keras pada sejumlah pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di kota ini yang ingin melanjutkan aktivitas penambangannya pada tahun 2014. Pasalnya, meski belakangan banyak yang tidak produksi, namun urusan lingkungan kerap diabaikan. Bahkan ada pula yang masih meninggalkan tanggung jawabnya begitu saja.
Seperti belakangan ini terjadi banjir di Pelita 7 Sambutan yang sudah sangat meresahkan warga akibat aktivitas perusahaan tambang. Peringatan keras ini sendiri diberikan baik untuk perusahaan skala besar maupun kecil.
Dalam siaran persnya beberapa waktu lalu, Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail memberikan saran kepada perusahaan pemegang IUP untuk berhitung kembali sebelum melakukan aktifitas penambangan tahun ini. Hal itu berdasar pada kondisi pemasaran Batubara yang sudah berbeda dari tahun sebelumnya ditambah ketentuan Undang Undang baru mengenai ekspor Batubara, maka Wawali mengingatkan agar perusahaan bisa berhitung secara akurat.
“Jangan menambang kalau tidak dapat bertanggung jawab untuk masalah reklamasi dan lingkungan,” tegasnya. Karena Pemkot pesan dia tidak tinggal diam untuk menanggapi  perusahaan yang telah menambang lalu dalam aktivitasnya meninggalkan begitu saja tanggung jawabnya terhadap perbaikan lingkungan sehingga banyak menimbulkan keluhan dari masyarakat sekitar.
“Dan untuk kasus seperti ini telah kita bicarakan hingga ke tingkat muspida seperti Kejari, Kepolisian Dandim dan lain-lain,”sebutnya. Sedangkan bagi perusahaan yang dapat berjalan dengan baik bekerjasama dengan perumahan yang tidak berdampak bagi masyarakat tentu jelas dia tidak menjadi masalah.
Karena menurut Nusyirwan Pemerintah tidak ingin mengorbankan Kota Samarinda berserta warganya dengan potensi yang dimiliki tetapi dikelola dengan tidak profesional oleh pihak swasta.
“Karena pada intinya kita lebih mengedepankan kepada masyarakat yang lebih luas,” ungkap Wawali. Mengingat tanpa dukungan tambang pun sambung dia bukan menjadi masalah yang berarti bagi Samarinda.
“Kita cukup menjadi kota jasa saja sudah bagus. Sedangkan bagi yang ingin baru memulai menambang silakan di tempat lain saja,” jelasnya.
Karena untuk sekarang Pemerintah juga telah berpikir jauh ke depan untuk mengatasi dampak masalah banjir, lingkungan dan lain-lainnya.(hms5)
Sumber: Humas Pemkot Samarinda

Check Also

Wow, Bandara Sepinggan Sudah Berganti Nama SAMS Airport Setahun Lalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *