Home » GerbangNews » Pilgub Kaltim, Pemilih Pemula Jangan Golput!

Pilgub Kaltim, Pemilih Pemula Jangan Golput!

Tana Paser (GERBANGKALTIM.com) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim beberapa bulan lagi akan digelar. Swing Voters, atau pemilih pemula dari para pelajar SMA dan mahasiswa memiliki peran untuk menjadikan sebuah pemilihan yang baik dan berkualitas.

Oleh karena itu, KPU Paser menggelar sosialisasi kepada pemilih pemula, Rabu (7/2) di Pendopo Kabupaten, memberi pemahaman betapa pentingnya mereka menggunakan hak suara mereka dalam Pilgub Kaltim yang akan digelar pada Juni 2018 mendatang.

Ketua KPU Paser Eka Yusda Indrawan mengatakan dalam sosialisasi itu pihaknya menghadirkan narasumber dari KPU dan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) setempat.

“Dalam sosialisasi pemilu kepada pemilih pemula kali ini kami menghadirkan narasumber dari KPU dan Panwaslu,” kata Eka.

Sosialisasi itu dilakukan kata Eka dalam rangka Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim yang akan digelar tahun ini.

“Sosialisasi ini kami lakukan dalam rangka Pilgub Kaltim tahun 2018 yang akan digelar pada bulan Juni mendatang,” ucap Eka.

Eka mengatakan, persentase pemilih pemula dalam Pilgub tahun ini cukup besar yaitu mencapai 20 persen.

Oleh karena itu lanjut ia, suara pemilih pemula sangat penting untuk menentukan pemilihan yang baik dan berkualitas.

“Persentase pemilih pemula mencapai 20 persen, sehingga suara mereka sangat menentukan pemilihan yang berkualitas,” ujar Eka.

Selain diberikan materi tentang kepemiluan kata Eka, dalam sosialisasi itu para pemilih pemula juga diminta untu tidak menjadi golput dalam Pilgub tahun ini.

“Materi yang disampaikan tentang kepemiluan dan juga pemahaman kepada mereka untuk tidak menjadi golput pada pilgub nanti,” ujar Eka.

KPU Paser kata Eka saat ini tengah melengkapi Daftar Pemilih Tetap melalui kegiatan pencocokan dan penelitian pemilih yang dilakukan oleh tim pemutakhiran data KPU.

Adapun terkait daftar pemilih pemula yang senantiasa terus bertambah, Eka mengatakan bahwa pihaknya melakukan pendataan pemilih berdasarkan perhitungan persyaratan umur yang mencukupi pada saat pencoblosan.

“Artinya tim pemutakhiran data memasukan pemilih pemula adalah mereka yang berusia 17 tahun yang belum terdata, atau yang diperkirakan 17 tahun pada hari H pencoblosan,” kata Eka.

“Tentu tetap harus memenuhi persyaratan yaitu wajib memiki KTP atau memiliki Surat Keterangan (Suket),” imbuh Eka.

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.