Home » GerbangPublic » Pilkada, Sekda Jamin PNS Netral
Ilustrasi.

Pilkada, Sekda Jamin PNS Netral

Balikpapan, GERBANGKALTIM.com—Sekrataris daerah yang juga pembinan PNS menjamin PNS di Balikpapan akan netral dalam proses pilkada kota Balikpapan yang akan berlangsung pada 9 Desember 2015 mendatang.

Sekda Balikpapan Sayid MN Fadli mengatakan aturan yang melarang PNS terjuan dalam politik praktis baik pemilu maupun pilkada sudah sangat jelas.

“ Saya jamin PNS netral karena sudah jelas dalam peraturan Menpan maupun peraturan kepegawaian bahwa PNs tidak boleh berpolitik praktis. Jadi aturan sudah jelas. Kalau masih ada yang melanggar saya kira keterlaluanlah,” tandas Sayid, Senin (4/8/2015).

Soal pengawasan PNS ini dalam proses pemilihan kepala daerah Balikpapan, katanya siapapun dapat mengawasi termasuk media massa. “ semua boleh mengawasi termasuk anda-anda bisa laporkan,” ujarnya.

Sekda juga berpandangan yang dimaksud berpolitik praktis adalah seseorang yang aktif ikut terlibat didalam pilkada seperti mengajak orang untuk memilih seseorang atau golongan ataupun ikut menjadi juru kampanye.

“Kalau dia hadir dan hanya mendengarkan saya kira itu boleh saja. Intinya dia tidak boleh mengajak orang atau golongan. PNS Tidak boleh berpolitik praktis. Tapi kalau menghadiri seingat saya bukan bagian pelanggaran. Misalnya saya mendengar saja tidak mengajak orang. Itu sebenarnya masih boleh saja ,” terangnya.

Hukum bagi PNS yang terlibat aktif dalam politik praktis ini mulai dari teguran lisan, tertulis sampai pemecatan. “ Tergantung pada tingkatan pelanggaranya. Kalau dia ikut jadi jurkam itu parah banget. Seperti lima tahun lalu seingat saya ada itu. Bahkan sampai ke pengadilan,”tuturnya.

Pada periode lalu diakui Sayid ada ditemukan PNS yang aktif terlibat dalam politik praktis. Sehingga Pemkot saat itu memeberikan sanksi berupa penurunan pangkat. “Kalau ngak salah sanksi waktu itu penurunan pangkat,’ tambahnya.

Karena itu dia berharap kejadian lima tahun lalu dijadikan pelajaran bagi PNS untuk tidak sekali-sekali terlibat dalam politik praktis.

Soal dua calon yang maju pada pilkada Balikpapan dari petahana, Sekda menilai mereka tidak masuk dalam daftar yang harus mundur dari jabatannya. Karena jabatan walikota-wakil walikota akan berakhir pada Mei 2016.

“ Mereka cuti saja saat kampanye,” tutupnya. (rif-Gk)

Check Also

BNNK BALIKPAPAN PERINGATI HANI 2018

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Setelah tertunda, pelaksanaan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018 ru bisa dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.