Home » GerbangNews » Polda Kaltim Gagalkan Penyeludupan Sabu 1 Kg Lewat Bandara

Polda Kaltim Gagalkan Penyeludupan Sabu 1 Kg Lewat Bandara

Balikpapan, GERBANGKALTIM.com—Polda Kaltim menggagalkan pengiriman sabu-sabu seberat 1 kg yang dibawa dari seorang kurir sabu bernama LS (33) warga Banyuwangi yang bekerja sehari-hari sebagai supir Taxi di Bandara Sepinggan, Balikpapan.

“ Laporan masyarakat dia sudah sering melakukan pengiriman. Dari pengiriman barang ini dia dapat uang jasa Rp2 juta sekali pengiriman. Biasanya jarak pengiriman 80-125 kilometer,” AKBP M Liberty Kasubdit Psikotropika Ditnarkoba Polda Kaltim terang kepada pers di Polda Kaltim Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan, Kamis sore (28/5).

Selain sabu, polisi mengamankan mobil berserta surat-surat, sim, KTP, dan hp.

Dari pengakuan LS ini dalam bulan Mei ini sudah melakukan pengiriman barang sebanyak tiga kali. Pengirim dilakukan menuju Samarinda dengan jalur darat.

Pengiriman ini mr X yang membawa sendiri barang itu melalui bandara dan diberikan kepada LS sebagai kurir diberikan kepada penerima di Kaltim.

“Jadi dia menerima barang dari orang yang memasukan barang itu didalam tas, lalu si pengirim yang memberikan barang ke Leo Susanto ini balik lagi ke Jakarta. Kita sudah intens memantau ini dan kita tanya supir-supir taxi bandara dapatlah nama Leo Susanto ini,” terangnya.

“Penerima barang ini masih kita cari dan selidiki. Yang pasti dia masih di Kaltim,” sambungnya.

LS menjadi kurir barang haram ini untuk bulan ini sudah tiga kali. Pengirim pertama dibulan Mei ini dilakukan pada 13 Mei dengan berat 05, kg sabu, tanggal 20 Mei juga mengirimkan barang seberat 0,5 kg sabu dan 27 Mei membawa sabu seberat 1 kg.“ Pada pengiriman ketiga kita tangkap saat dia turunkan barang di AW Syahrani, Samarinda Rabu malam,”sebutnya.

Dengan tertangkapnya LS ini yang menerima barang dari bandara, polisi berharap pihak Bandara dapat lebih cermat atas barang berbahaya dan terlarang ini masuk melalui bandara. “Kita harapkan ini bisa lebih terpantau di bandara,” harapnya.

LS katanya dapat diancam hukum seumur hidup hingga hukuman mati. LS dikenakan pasal 114 ayat 2 UU Psikotropika dengan ancaman minimal 6 tahun dan ancaman maksimal 20 tahun hingga Hukuman mati.(rif/fey-Gk)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.