Home » GerbangNews » Polda – Pertamina Tunda Angkat Pipa
Kebakaran di Teluk Balikpapan, akibat ceceran minyak mentah (crude oil).

Polda – Pertamina Tunda Angkat Pipa

Kapolda Kaltim, Priyo

Balikpapan, gerbangkaltim,-  Polda Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Pertamina menunda pengangkatan/pengambilan patahan pipa minyak yang berlokasi di dasar laut Teluk Balikpapan, lantaran masalah tehknis. Sementara, hingga kini jumlah saksi yang diperiksa kepolisian terus bertambah, yakni berjumlah 42 orang.

Pertamina dan Dit Krimsus Polda Kaltim menunda pengambilan barang bukti pipa minyak yang patah di dasar Teluk Balikpapan. Penundaan dilakukan lantaran masalah teknis, yakni kapal unit crane belum siap dan terlambat tiba di lokasi untuk mengangkat patahan pipa dari dasar laut.

Dirkrimsus Polda Kalimantan Timur, Kombespol Yustan Alpiani mengatakan, akan mengatur ulang kembali pengambilan patahan pipa tersebut. Pasalnya, patahan tersebut akan dijadikan barang bukti sebelum menetapkan siapa tersangka dan yang bertanggungjawab.

Sebelumnya, Polda Kaltim menjadwalkan melakukan pengambilan patahan pipa minyak milik pertamina, Kamis (12/4/10). Lokasi patahan pipa minyak sendiri berada di tiga kilometer dari arah kilang milik Pertamina Balikpapan dan 600 meter dari Terminal Lawe Lawe Penajam Paser Utara (PPU). Ukuran pipa yang diangkat sepanjang 54 meter.

Sementara itu hingga hari ini juga ditkrimsus polda kaltim telah memeriksa sebanyak 42 saksi. Jumlah saksi hingga hari ini terus bertambah, yakni mulai dari anak buah kapal (ABK) Pelindo, KSOP, warga nelayan, hingga anggota Polisi Airud Polres Balikpapan.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina  Massa Manik melakukan pertemuan tertutup dengan Kapolda Kaltim Irjen Polisi Priyo Widyanto, untuk melakukan koordinasi, terkait terjadinya tumpahan minyak yang mengakibatkan kebakaran di Teluk Balikpapan,  hingga mengakibatkan 5 korban jiwa dan pencemaran lingkungan.

Usai melakukan pertemuan tertutup, Direktur Utama Pertamina Massa Manik mengatakan, untuk proses hukum diserahkan sepenuhnya ke Polda Kaltim. “Pertamina akan melakukan evaluasi terhadap kejadian ini,” kata Massa Manik.

Bahkan lanjut Manik, mngaku sudah mendengarkan presentasi tim dan melihat langsung proses recovery lingkungan. Sselain itu,  saat ini Pertamina juga fokus pada penanggulangan melalui program kemanusiaan dan  perbaikan lingkungan.

Manik membatah untuk saat ini akan dilakukan mutasi atau pergantian terhadap jajaran manajamen di RU V Balikpapan. Sedangkan untuk bantuan santunan  kepada korban yang meninggal dunia, Pertamina mengaku sudah memberikannya.

Sementara itu,  untuk penanganan limbah akibat ceceran  minyak di Teluk Balikpapan sudah sekitar 90 persen dibersihkan. Sedangkan sisanya 40 persen ceceran minyak yang menempel di sampah warga, Pertamina sendiri sudah membagi wilayah untuk penanggulangan limbah yang dibagi 4 zona dibeberapa kelurahan di Balikpapan Barat. (hm/sh)

Check Also

Warga Liang Ulu Dukung Rusmadi-Safaruddin

Kota Bangun, GERBANGKALTIM.COM,- Sebagian warga Desa Liang Ulu Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *