Home » Prabowo Setuju Imdaad Karena Bukan Maling, Ratnawati Ketiban Rejeki Mobil Imdaad-Ipong

Prabowo Setuju Imdaad Karena Bukan Maling, Ratnawati Ketiban Rejeki Mobil Imdaad-Ipong

prabowo diapit Imdaad-ipong di tenggarongTENGGARONG, GERBANGKALTIM.COM,—Kampanye terakhir Imdaad-Ipong Kamis (5/9/2013) sukses menghadirkan Capres RI Prabowo Subianto. Seorang ibu rumah tangga warga Jalan Gunung Menyapa Gg Kenohan RT 19 Timbau Tenggarong, ketiban rezeki, memperoleh hadiah mobil Suzuki Ertiga.

Warga yang beruntung itu Ratnawati. Air matanya langsung tumpah ketika nomor kuponnya diumumkan mendapat hadiah mobil yang disediakan oleh panitia penyelenggara (EO). Sambil terisak ia naik ke podium dan nyaris terjatuh pingsan. Ia mengaku datang menghadiri acara kampanye itu karena menerima kupon door prize yang disebar ke rumahnya oleh tim pasangan Imdaad-Ipong. “Saya tidak mengira dapat mobil ini. Memang kemarin malam saya sholat tahajut,” kata Ratna.
Malam tadi, setelah diumumkan dapat hadiah mobil Suzuki Ertiga, dibantu seorang iparnya yang menyetir langsung membawa mobil hadiah itu. Nomor handphonenya yang dihubungi wartawan untuk wawancara bernada sibuk terus.
“Kami sekeluarga sudah pasti mencoblos Imdaad-Ipong nomor 3. Juga Pak Prabowo supaya jadi presiden,” kata Ratnawati, riang saat masih di atas panggung ketika diumumkan sebagai pemenang.
Stadion Rondong Demang Tenggarong, kemarin dijejali simpatisan dan pendukung Imdaad-Ipong.Panitia sempat cemas karena sekitar pukul 12.30 Wita, hujan deras mengguyur ibukota kabupaten yang berjuluk Kota Raja itu. Untungnya hujan hanya sekitar tiga puluh menit, sehingga massa yang tercerai berai bisa kumpul lagi.
Suasana kian dramatis ketika hujan yang sempat berhenti datang kembali, bahkan sangat deras. Menurut jadwal, Prabowo Subianto menyampaikan orasi pukul 14.00 dan ternyata Dewi fortuna berpihak pada pasangan dari jalur independen ini, karena hujan berhenti sebelum pukul 14.00 Wita.
Prabowo yang juga Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra tiba di lokasi langsung disambut gegap gempita ribuan massa. Dalam orasinya yang penuh semangat Prabowo mengingatkan masyarakat Kaltim agar tidak memilih maling.
“Saya mendukung Pak Imdaad Hamid karena dia bukan maling,” kata Prabowo dengan nada suara yang meninggi.
Pada saat pencalonan Imdaad-Ipong, kata Prabowo dalam orasinya, yang pertama ditanyakan kepada jajaran Ipong Muchlissoni selaku Ketua Partai Gerindra Kaltim adalah; apakah Imdaad maling atau bukan?
Setelah mendapat jawaban dan mencari referensi sendiri, Prabowo mengetahui bahwa Imdaad Hamid adalah Wali Kota Balikpapan dua periode yang berhasil membuat kota itu terbersih di Indonesia. Imdaad juga bersih dari kasus-kasus korupsi,
Dengan rekomendasi itu Prabowo langsung memberi restu, termasuk ikut mendorong agar Imdaad-Ipong maju dari jalur independen, jikalau tidak ada partai lain yang bersedia koalisi dengan Partai Gerindra.
Dalam orasinya yang penuh semangat, Prabowo mengatakan bahwa Kaltim adalah provinsi yang menghasilkan komoditas strategis untuk Indonesia. Komoditi yang tersimpan di perut bumi sangat besar dan bisa mendorong kebangkitan ekonomi Indonesia.
“Tapi apa yang terjadi di Kalimantan Timur patut disesalkan. Bagaimana bisa propinsi yang sangat kaya, namun masih banyak desa yang tidak memiliki listrik. Masih ada yang tidak menikmati air bersih, masih banyak rakyat yang miskin,” ujar Prabowo yang disambut histeria massa.
Prabowo mengatakan, ironi yang terjadi di Kaltim merupakan contoh persoalan yang terjadi di negeri ini. Sumber daya alam yang berlimpah ternyata tidak mampu mensejahterakan rakyat Indonesia. “Indonesia saat ini mengalami kebocoran, hasil bumi kekayaan Indonesia tiap tahun bocor. Ribuan triliun tiap tahun hilang,” ujarnya, tanpa merinci apa saja kebocoran itu.
Pada kesempatan itu Prabowo menyerukan kepada masyarakat agar dalam Pilgub 10 September 2013 memilih Imdaad-Ipong. Paling tidak masyarakat mempelajari dulu track recordnya dan pilih yang terbaik.
Ia memuji program percepatan pembangunan yang disuarakan pasangan Imdaad-Ipong, yaitu alokasi Rp1 miliar sampai Rp5 miliar tiap desa tiap tahun. “Lebih baik dana pembangunan dikelola di desa, dari pada dikorupsi oleh orang pintar-pintar yang ada di kota,” kata Prabowo, berapi-api.
“Saya percaya orang desa bisa mengelola alokasi dana Rp1 miliar sampai Rp5 miliar. Kalau ada pejabat yang meragukan kita justru mempertanyakan apa maksudnya,” katanya. (tim/adv)

FOTO: Cagub dan Cawagub Imdaad-Ipong bersama Prabowo Subianto, Luther Kombong dan tim pemenangan di Stadion Rondong Demang Tenggarong, Kukar.

Check Also

Kodam VI/Mlw Tambah 12 Pos di Perbatasan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Kodam VI/Mulawarman akan menambah 12 pos dari 40 perbatasan yang sudah ada di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.