Home » GerbangNews » Program PKH di Paser Berlanjut Hingga 2019

Program PKH di Paser Berlanjut Hingga 2019

Tanah Grogot (GERBANGKALTIM.Com) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Paser Amiruddin Ahmad mengatakan, Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Paser akan terus berlanjut hingga tahun 2019 mendatang.

“PKH di Kabupaten Paser akan terus berlanjut hingga Tahun 2019 dan akan dilakukan graduasi setelah itu” kata Amiruddin Ahmad dihubungi di Tanah Grogot, Kamis.

Graduasi yang dimaksud kata Amiruddin adalah, adanya peralihan kategori Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

“Saat graduasi nanti kata Amiruddin, akan ada dua kemungkinan yakni KPM akan keluar dari kategori miskin atau tidak. Sedangkan yang masih masuk pada kategori miskin akan mengikuti program transisi selama tiga tahun,” ujar Amiruddin.

Kementerian Sosial terkait PKH ini lanjut Amiruddin secara tegas mengatakan bahwa, program teraebut harus bisa menghasilkan peserta yang lulus jauh lebih banyak daripada yang masuk transisi.

“Kemensos mematok angka 90 persen dari KPM-PKH secara nasional yang harus keluar dari garis kemiskinan,” kata Amiruddin.

Sebanyak 2.700 keluarga peserta PKH dari 9 kecamatan di Paser kata Amiruddin, juga diharapkan bisa mengikuti instruksi dari Kementerian Sosial tersebut.

Kemensos lanjut Amiruddin, saat menggelar rapat Koordinasi PKH se-Kaltim di Balikpapan beberapa wakt lalu berharap Kabupaten Paser akan menjadi kabupaten dengan kelululusan KPM-PKH hingga  mencapai sebesar 95 persen.

“Upaya menuju ke arah itu (graduasi 95 persen) sudah dilakukan sejak tahun lalu. Seperti mengikutkan mereka pada Kelompok Usaha Bersama yang saat ini sudah jalan untuk sepuluh kelompok di Long Kali. Ke depan kami upayakan agar kegiatan ini hadir di kecamatan lain,” kata Amiruddin.

Untuk mewujudkan hal itu lanjut Amiruddin, ada dua cara yang bisa dilakukan yaitu diantaranya meneruskan program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang saat ini masih dilakukan oleh pemerintah provinsi Kalimantan Timur.

“Cara kedua yaitu Dinas Sosial bisa mengajak beberapa instansi untuk bisa terlibat membina KPM-PKH,” kata Amiruddin.

Ada cara lain yang bisa menjadi opsi lain seperti mengarahkan peserta PKH pada usaha yang mereka inginkan disertai dukungan dari instansi terkait.

“Misalnya kalau ada KPM yang tertarik untuk beternak, maka akan diarahkan ke Dinas Peternakan, kalau berwiraswasta maka kami harap Dinas Pergadangan, Koperasi dan UKM bisa membina. Begitu juga kalau tertarik untuk kegiatan produktif yang lain,” tutur Amiruddin.

“Kalau tiga cara ini maksimal, maka kami optimistis KPM-PKH bisa keluar dari kemiskinan sebagaimana target Kemensos,” tutup Amiruddin.(Jya)

Check Also

Banjir Samarinda Ada Solusinya

#KaloRusmadiGubernurnya Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Rusmadi Wongso, mantan Kepala Bappeda, Sekdaprov Kaltim menjelang fajar menyingsing pemerintahannya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.