Home » GerbangNews » Rescuer Uji Keterampilan Selamatkan Korban

Rescuer Uji Keterampilan Selamatkan Korban

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Untuk menguji kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana,  para penolong (rescuer) dari berbagai perusahaan dan oraganisasi rescue, adu kebolehannya dalam suatu pertandingan  di Balikpapan Fire Rescue Challenge. Even ini digelar setiap tahun guna menguji keterampilan para rescuer dalam menyelamatkan korban.

Lomba rescue yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), bertujuan menguji kesiapan para rescuer yang ada di “Kota Minyak” dalam menghadapi musibah atau bencana yang bisa terjadi kapan dan dimana saja.

Lomba ini digelar setiap tahun dan sudah kali keenamnya. Dalam even ini, para rescuer diuji masalah  kecepatan penyelamatan, penanganan korban  dalam berbagai musibah  dan juga harus tetap safety (aman).

Sepereti halnya dalam insiden  kecelakaan ini,  para rescuer di tuntut untuk cepat   melakukan pertolongan dengan prosedur yang benar. Tujuannya untuk mengurangi fatalitas. Dalam melakukan evakuasi, kecepatan,  ketepatan dan keterampilan serta keselamatan menjadi prioritas penilaian.

Berjumlah 19 tim yang ikut dalam even ini juga diuji kesabarannya dalam menghadapi pihak keluarga yang panik, sehingga proses penyelamatan bisa berjalan dengan sempurna.

Seperti dilakukan tim dari Banda Indonesia yang merupakan relawan kebanggaan warga Kota Balikpapan, ikut ambil bagian dalam even ini. Inilah tim yang paling ditunggu penonton, karena mereka  dasarnya berasal dari masyarakat awam dengan berbagai profesi yang dilatih Badan Sar Nasional (Basarnas).

Sehingga menjadi rescuer terlatih dan sudah sering turun di berbagai bencana nasional mewakili Kota Balikpapan untuk kegiatan sosial kemanusiaan. Fisik para rescuer juga diadu dalam  fitenes dril, menarik mobil, menggulingkan ban dan lari mengunakan pakaian pemadam kebakaran.

Yang paling menegangkan dan sangat sulit serta membutuhkan keahlian khusus adalah saat para rescuer harus melakukan evekuasi korban di ruangan terbatas dan minim udara.

Rescuer yang menyelamatkan harus melakukan repling dan menggunakan alat bantu nafas serta mengangkat korabn ke permukaan dengan tehnik yang tinggi. Keselamatan para rscuer juga menjadi taruhannya.

Hanya sedikit tim yang mampu menyelesaikan cara penyelamatan ini dengan sempurna. Ini dikarenakan keterbatasan waktu. Dalam kondisi seperti ini,  penyelamatan korban harus sempurna dan cepat. Karena bila terlambat akan berakibat kematian pada korban.

“Melalui Badan Penanggulangan Bencana (BFRC) Balikpapan yang keenam ini diharapkan untuk menguji ketrampilan dan kesiapan tim darurat yang ada di lapangan dan ajang silaturahim, sehingga komunikasi bisa terbentuk dan saling belajar,” kata Suseno, Kepala BFRC Balikpapan.

Even ini terus digelar setiap tahun, supaya menumbuhkan semangat  kepada para rescuer untuk berkompetisi dalam hal ketrampilan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana atau musibah. (hm/sh)

Check Also

Kodam VI/Mlw Tambah 12 Pos di Perbatasan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Kodam VI/Mulawarman akan menambah 12 pos dari 40 perbatasan yang sudah ada di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.