Home » Parlementaria » DPRD Balikpapan » Reses Johny NG  di Kelurahan Gunung Bahagia
Suasana reses Johny NG di Rengganis, Kelurahan Gunung Bahagia. Balikpapan.

Reses Johny NG  di Kelurahan Gunung Bahagia

Balikpapan, GERBANGKALTIM.com,– – Di penghujung tahun, anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi Golkar H Johny NG melakukan reses di wilayah Kelurahan Gunung Bahagia,  Balikpapan Selatan, Sabtu (26/12/2015).

Reses yang dipusat di RT 37 Perumahan Rengganis, Kelurahan Gunung Bahagia dan dihadiri warga dari RT 37, RT 10, RT 22, dan RT 25 itu banyak menerima permintan warga soal infrastruktur jalan.

Seperti yang diminta oleh Ayi, Sekretaris RT 37 mengemukakan bahwa jalan lingkungan yakni Jl. Malioboro sepanjang 400 yang belum di cor. Jalan tembus itu menuju jalan MT Haryono Dalam ini memiliki lebarnya 3 meter, dan  PU sudah punya DED-nya. Diperkirakan anggaran pengecoran jalan tersebut sebesar Rp750 juta.

“Kami berharap tahun 2016 bisa  di cor. Jadi kami tidak perlu lagi mutar melalui perumahan lalu ke jalan Ruhui Rahayu. Selain itu mengurangi kepadatan di simpang Balikpapan baru,” katanya.

Sabirin warga RT37 mengusulkan dibantu peneranganjalan umum di Jl. Malioboro karena saat ini baru ada tiga titik lampu penerangan. Hal ini membuat malam menjadi gelap dan rawan pencurian.

Beda lagi dengan Irsan warga Rt10 yang meminta bantuan semenisasi jalan dilingkungannya. Saat reses sebelumnya , permohonan itu sudah diajukan namun belum ada kejelasan.

Abdul Wahid warga Rt22 secara terus terang menagih janji polisiti Golkar ini. Dilingkungan terdapat 10 tutupan drainase yang berlubang. “Karena lubang itu tidak pernah diperbaiki, anak-anak sempat ada masuk ke lubang,” katanya sembari  mengeluarkan foto anak-anak masuk ke lubang drainase.

CEK USULAN PROYEK PRIORITAS

Menanggapi permintaan warga itu, Johny akan mengecek kembali ke PU Kota tentang usulan proyek mana saja yang sudah ada DEDnya. Sebab,  bila sudah ada DEDnya biasanya  diprioritaskan karena pemerintah kota juga punya program prioritas.

Dari sekian usulan itu yang bisa diperiortaskan pembangunan di 2016 kata Johny pembangunan drainase di lingkungan RT37. “ Kalau menyangkut jalan saya pikir saya harus hitung dulu berapa biayanya. Nanti lapor PU untuk tinjau baru nanti ditindaklanjuti apakah pakai dana APBD murni, atau dana POM atau dana aspirasi. Yang penting jangan sampai warga tidak nyaman karena jalan rusak. Itu tugas kita perjuangkan itu,” terangnya.

Dia mengakui, di daerah ini suara dukunganya sangat signifikan karena itu sudah jadi kewajibannya memperjuangkan aspirasi masyarakat. “ Dulu disini agak kumuh tapi keliatan saya melintas  sudah bagus.Kedepan harus lebih baik dan kedepan saya berkewajiban menjaga itu,” katanya.

Johny menilai apa yang disampaikan warga merupakan hal lazim dalam reses seperti jalan, drainase, penerangan jalan, persoalan lainya. “Akan saya perjuangkan melalui reses saya disini. Sekarang inikan lagi defisit nah sekarang DED itukan tergantung siapa yang mengiring itu. Kalau anggota dewan yang usahakan itu akan lebih cepat.  Karena pasti ada prioritas-prioritas yang disampaikan,” katanya. (rif-gk)

Check Also

Diduga Mesum Pasangan Remaja Diamankan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sejumnlah pasangan remaja yang diduga melakukan perbuatan asusila diamankan petugas Polsek Balikpapan, Kalimantan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *