Home » GerbangNews » Reskrimum Bekuk Residivis Curanmor

Reskrimum Bekuk Residivis Curanmor

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil membekuk “UD” yang disebut-sebut residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), belum lama ini.

Pengakuan pria berusia 29 tahun itu sudah cukup lama beroperasi alias mencuri kendaraan roda dua. Hingga tertangkap tim Reskrimum, “UD” sudah mencuri 15 unit motor berbagai jenis. Belasan motor itu dicuri didua wilayah di Kaltim. Maling yang tercatat sebagai salah seorang warga Palaran  Samarinda Seberang ini, dibekuk Satuan Reskrimum Polda Kaltim di Tenggarong pada Selasa malam lalu.

Tersangka “UD”, mengungkapkan modus yang dilakukan dengan cara menggunakan kuncI “T”. Alat ini memang sengaja dibuat untuk merusak kontak, bahkan sekaligus bisa menghidupkan mesin motor.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Kaltim  Kombes Pol Hilman, menjelaskan komplotan yang beraksi di Kaltim merupakan warga dari luar Kaltim. Hingga saat ini masih ada dua pelaku utama lainnya yang masih dalam pengejaran.

“Ke lima belas unit motor yang  dicuri pelaku itu, tiga diantaranya dari TKP   di Samarinda dan 12  motor lainnya  dari di  Tenggarong. Saat ini barang buktinya sudah diamankan di Polda Kaltim,” ungkap Kombes Pol Hilman, Dirreskrimum Polda Kaltim.

Terkait dengan kasus curanmor, Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Kaltim juga berhasil membekuk Agung, di kawasan Ringroad, Balikpapan Selatan. Pelaku mencuri motor korban di kawasan Lamaru Balikpapan Timur, belum lama ini.

Hanya saja, saat itu Agung tidak mengeluarkan kunci “T”. Karena kiunci motor yang disasar masih menempel alias menggantung di kendaraannya. Akibat kecerobohan atau kelalaian pengendara itu, “memudahkan” seseorang yang kemungkinan mempunyai niat jahat.

Merasa aman dan berhasil mencuri motor orang lain, pelaku berniat menjual hasil jarahannya dengan harga 2,8 juta rupiah kepada seseorang yang sudah dikenalnya di kawasan Ringroad. Namun motor belum saja terjual, Agung keburu ditangkap Unit Jatanras Polda Kaltim.

Saat itu pelaku hendak mengambil kekurangan uang pembayaran motor yang dijualnya. “Motornya saya ambil di Lamaru. Waktu itu, kuncinya masih menggantung,” aku si maling kepada penyidik. Sebelum akan dijual, motor dibawa ke daerah Sepinggan dan ditawarkan kepada orang lain dengan harga murah.

Apakah Agung ini merupakan salah satu jaringan atau kelompoknya “UD”? Ini yang terus diseliki. Seperti diakui tersangka, sejauh ini, baru pertama kali Dia melakukan pencurian kendaraan bermotor. Namun, petugas tidak percaya begitu saja. Agung terus diselidiki. Apakah pencuri motor ini bekerja sendiri dalam operasinya atau mempunyai jaringan, karena kasus pencurian kendaraan bermotor terus terjadi. (hm/sh)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.