Ribuan Ijazah Ditahan Sekolah
Ilustrasi pelajar SMP
[/caption]
TANGERANG SELATAN,- Diperkirakan sebanyak 6.000 siswa jenjang SMP dan SMA di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga belum memperoleh ijazah asli dari masing-masing sekolah. Ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) itu dikabarkan masih ditahan pihak sekolah. Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua Masyarakat Peduli Pendidikan (KMPP) Kota Tangsel TB Rahmatullah.
Saat ditemui, ia mengatakan, para siswa yang belum memegang langsung ijazah aslinya, karena belum bisa menyelesaikan kewajiban terhadap pihak sekolah. “Situasi ini harus mendapatkan perhatian serius,” katanya, Senin (25/1). Sekadar diketahui, menurut KMPP, terdapat 17 SMP Negeri dan 13 SMA/SMK Negeri di Kota Tangsel. Asumsinya, kata dia, ada 200 siswa setiap sekolah yang belum memiliki ijazah asli.
Kondisi ini akan mempersulit para siswa yang akan melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi. Terutama bagi para siswa SMA-SMK yang memilih langsung bekerja. Selama ini para siswa hanya mengandalkan foto kopi ijazah yang dilegalisir.
Untuk itu ia berharap, agar Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangsel bisa membantu para siswa yang belum mendapatkan ijazah aslinya. Dengan membuat kebijakan khusus, atau setidaknya mengeluarkan rekomendasi kepada sekolah agar memberikan ijazah asli tersebut.
“Eksesnya jika tidak segera diserahkan kami takut akan terjadi menurunnya motivasi anak-anak. Baik untuk mencari pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” jelas TB Rahmatullah yang juga anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari daerah pemilihan Kota Tangsel ini.
Kepala Dindik Kota Tangsel Dadang Sofyan yang ditemui terpisah, justru meminta jika benar dugaan itu, masyarakat segera melaporkannya ke Dindik. “Kalau memang benar ada, coba kasih saya datanya. Saya akan panggil kepala sekolahnya,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Koordinator Tangerang Care Irfan Fahmi El Kindy menuturkan, jika fenomena penahanan ijazah karena ketidakmampuan orangtua siswa secara ekonomi untuk menyelesaikan kewajibannya kepada pihak sekolah, maka fakta ini bertolak belakang dengan semangat Kota Tangsel yang ingin memajukan bidang pendidikan, karena hal tersebut sudah menjadi amanat konstitusi. “Dampaknya semakin tinggi angka pengangguran,” imbuhnya.
Pemkot Tangsel, tidak bisa tinggal diam, karena para pelajar itu adalah tunas bangsa yang harus dijaga dan dikawal sedemikian rupa. Terlebih, para pelajar itu adalah aset sumber daya manusia Kota Tangsel. (sn)
Incoming search terms:
smpn 17 tangsel, disperindag tangsel, smpn12 tangsel, smpn 17 tangerang selatan, foto anak smp sekolah, GAMBAR SBY DAN PRESIDEN YAMAN, gambar smpn 12 tangerang selatan, gambar ijazah sma wilayah tangerang, contoh ijazah sma satu, beli ijazah SMa di balikpapan harga 2000000


