Home » GerbangNews » Ribuan Warga Ikuti Mengulur Naga dan Berlimbur di Tenggarong
Naga yang di depan Museum yang akan dibawa ke Kutai Lama, Anggana.(foto: humas polda kaltim)

Ribuan Warga Ikuti Mengulur Naga dan Berlimbur di Tenggarong

Tenggarong, GERBANGKALTIM.COM,– Ribuan warga Tenggarong, Kutai Kartanegara dan sekitarnya mengikuti prosesi mengulur naga dan berlimbur yang menjadi puncak Erau International Folk Art Festival (EIFAF) tahun 2017, di Musium Mulawarman Kutai Kartanegara, Minggu (30/7/2017).

Bupati Kukar bersama tamu undangan dalam acara puncak Erau 2017.(foto: humas polda kaltim)

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari  dalam sambutannya mengatakan mengulur naga merupakan puncak kegiatan Erau yang dilaksanakan selama 7 hari. Naga dibawa dengan perahu dari Tenggarong ke Kutai Lama Kecamatan Anggana.

Kegiatan Erau Kukar mendapatkan anugerah Wisata terpopuler Nasional tahun 2016 dari Menteri Pariwisata RI. Dalam pembukaan Erau Kukar dihadiri oleh 19 duta besar dan untuk memeriahkan Adat Erau Kukar kami menghadirkan 8 Delegasi dari negara tetangga yaitu Jepang, Polandia, Bulgaria, Slovakia, India, Thailand, Cina Taipe, Korea Selatan.

“Berlimbur merupakan kegiatan mensucikan diri dari roh-roh jahat.  Saya pernah berdoa dalam kegiatan  berlimbur ternyata doa saya terkabul. Sudah 5 kali Pemkab memperoleh WTP (Wajar Tanpa Penyimpangan),” kata Bupati Kukar, di depan masyarakat Tenggarong, dan tamu undangan beserta tokoh adat setempat.

Prosesi yang dimulai dari halaman Museum itu tamapak dihadiri Sultan Kutai Ing Martadipura Ke 20 H. Adji M. Sallehudin II, kerabat Kesultanan Kutai, Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah, Seskab Kukar Drs. H Marli, Special Envoys of Republik Seychelles For ASEAN Nico Barito, Deputi Sekjen ASEAN Lee Luong Minh, perwakilan Pemprov Kaltim, Anggota DPRD Kukar, Dandim 0906 Tenggarong Letkol Yansen P Neanggolan, Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen S.Ik SH dan sekitar 4 ribuan warga.

“Kegiatan berlangsung aman dan meriah, diakhiri dengan berlimbur di sejak dari depan Museum hingga sepanjang jalan di tepi sungai Mahakam yang dilalui oleh iring-iringan perahu pembawa naga. Kegiatan ini berakhir pukul 11.30 wita,” kata Kapolres Kukar seperti yang dilaporkan kepada Humas Polda Kaltim.

Sementara itu, Nico Barito dalam sambutannya mengatakan kegiatan Erau yang dilaksanakan di Kukar bisa mengangkat nama Indonesia ke kancah go Internasional. Nico selaku Special Envoys of Republik Seychelles For ASEAN datang dalam kegiatan Erau ini dengan membawa 19 Duta besar.

“Saya juga terkesan dengan slogan spanduk Bupati kita “Rita” (Ramah Indah Tertib dan Aman). Dia sangat bersemangat dalam membangun wisata eco Budaya Erau Kukar dengan tujuan agar bisa membangun ekonomi masyarakat Kukar,” puji Nico.(Humas Polda Kaltim)

Check Also

Panwaslu Paser: 25 September Batas Akhir Pendaftaran Panwascam

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Paser telah membuka pendaftaran anggota Panitia Pengawas ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *