Home » Rumah Adat “Tongkonan” Toraja Ludes Terbakar

Rumah Adat “Tongkonan” Toraja Ludes Terbakar

Rumah Ada Toraja TerbakarSANGATTA, GERBANGKALTIM.COM,–Sebuah rumah adat Toraja (Tongkonan) yang berada di Jl. Soekarno Hatta, Sangatta, Kutai Timur,  Kamis (11/7/2013) sekitar pukul  13.30 WITA ludes terbakar.

Berdasarkan pantauan dari Tim wartakutim.com yang terjung langsung di lokasi kejadian itu, kebakaran diduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh sekelompok massa, namun belum diketahui dari mana. Sementara itu, hingga kini belum ada pernjelasan resmi dari pihak Polres Kutim terkait apa penyebab kebakaran rumah adat tersebut, maupun dari kelompok mana yang membakarnya. Puluhan aparat kepolisian dari Polres Kutim tampak berjaga di lokasi kejadian.

Jika melihat di lokasi kebakaran, rumah adat yang di bangun dengan menggunakan dana APBD Kutim tahun 2010 itu,  tidak terdapat listrik dan dapur yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Selain itu,  lokasinya  sangat jauh dari pemukiman warga karena rumah  berada di atas bukit .

“Saya tidak melihat dengan jelas kejadian awalnya, beruntung saja dua rumah Tongkonan lainnya tidak ikut terbakar, tapi jika melihat di rumah itu (Tongkonan yang tidak terbakar) ada bekas bekas terpal tenda yang terbakar, dan botol botol yang diduga berisi bensin” ujar salah seorang warga yang ditemui dilokasi kejadian yang tidak mau disebutkan namanya.

Walaupun Kota sangatta aman terkendali

Pasca kebakaran itu, puluhan  aparat kemanan dari  Polres Kutim, tetap melakukan penjagaan di lokasi kejadian, sejumlah tempat di Sangatta juga tampak dijaga aparat dari Polres Kutim bahkan dibantu dari Polres Bontang. Kendati demikian, situasi kota Sangatta, masih tetap aman dan terkandali.(Rah)

Sumber: wartakutim.com

Check Also

Kodam VI/Mlw Tambah 12 Pos di Perbatasan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Kodam VI/Mulawarman akan menambah 12 pos dari 40 perbatasan yang sudah ada di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.