Home » GerbangNews » Safaruddin Sapa Korban Banjir
Safaruddin (kaos merah), menyapa dan berbincang dengan korban banjir.

Safaruddin Sapa Korban Banjir

Cawagub Safaruddin

Samarinda, GERBANGKALTIM.COM,- Bertepatan dengan Hari Air Sedunia yang jatuh setiap tanggal 22  Maret, terjadi banjir besar di Kota Samarinda. Kebetulan pula Cawagub Kaltim Safaruddin yang sering menyoroti banjir, ada di kota ini dan terjun langsung di tengah genangan air seraya menayapa ramah warga setempat yang menjadi korban banjir.

“Saya kira, ini bukti Samarinda memang tidak layak huni,” ucap Jenderal Bintang Dua yang pernah menjabat Kapolda Kaltim itu di tengah banjir yang menggenangi ratusan rumah warga Jalan Jakarta Perumahan Korpri Samarinda.

Pernyataan Safaruddin tentang “Kota Samarinda tidak layak huni” pernah diucapkannya saat acara Deklarasi Damai Pilgub Kaltim yang kebetulan pula saat itu terjadi banjir di mana-mana. Ucapan itu bahkan menimbulkan polemik di media massa dan media sosial.

Safaruddin melontarkan opini tersebut mengutip hasil survei yang dilakukan sebuah lembaga secara nasional yang  dirilis media-media nadional. Salah satu kota yang nilainya rendah sebagai kota layak huni adalah Samarinda. “Insyallah kalau saya terpilih, kita akan tuntaskan banjir di Samarinda,” kata Safaruddin kepada warga yang disapanya.

Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda selama kurang lebih 10 jam mengakibatkan banjir dibeberapa titik kota itu. Banjir terparah ada di daerah Samarinda Seberang, Jalan HM Rifadin, Rapak Dalam, Loa Bakung dan sekitarnya.

Rombongan Cawagub Safaruddin yang datang dari Balikpapan harus menerobos titik-titik banjir sejak di kawasan Loa Janan dan Samarinda Seberang. Dia bersama tim relawan spontan turun ke lokasi banjir menemui warga yang rumahnya kebanjiran.

Safaruddin melihat langsung kondisi warga perumahan Korpri yang tergenang banjir setinggi pinggang orang dewasa. Kantor Kelurahan, Puskesmas, gedung sekolah dan masjid tidak luput dari terjangan banjir. “Akibat banjir ini, anak sekolah terpaksa diliburkan dan ini merupakan banjir terparah ditahun 2018,” sebut salah seorang warga.

Cawagub Safaruddin pasangan Rusmadi, nomor urut 4 yang melihat kondisi ini merasa prihatin. Sambil berjalan di tengah banjir, Dia menyapa satu persatu warga di perumahan Korpri. Dia minta kepada warga untuk bersabar menghadapi musibah banjir ini.

Salah seorang warga perumahan Korpri yang mengetahui Safaruddin, adalah salah satu paslon Wakil Gubernur Kaltim berpasangan dengan Rusmadi,  mengadu soal rumah mereka yang masih berstatus hak guna bangunan (HGB).

“Hampir semua rumah di sini pak masih HGB,” kata seorang ibu ketika berbincang dengan Safaruddin. Menanggapi hal tersebut, Safaruddin, mengatakan akan menyikapi persoalan ini.

“Ini adalah kenyataan yang harus dihadapi warga Kota Samarinda,” katanya.  Safaruddin mengatakan, apabila terpilih nanti, dalam 3 tahun persoalan banjir di Samarinda akan dituntaskan.

Solusinya dengan membangun bendungan, memperbaiki drainase dan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. “Saya melihat di Samarinda ini tidak ada penampungan air. Ke depan, kita akan perbaiki semua itu,” ujarnya.

Untuk solusi jangka pendek mengatasi banjir, Sungai Mahakam yang mengalami pendangkalan harus dikeruk supaya ketika hujan turun air dapat mengalir dengan lancar. “Saya pikir langkah itu yang harus kita lakukan. Insyallah, Samarinda akan terbebas dari banjir,” tandas Safaruuddin.#4trs

Check Also

Warga Liang Ulu Dukung Rusmadi-Safaruddin

Kota Bangun, GERBANGKALTIM.COM,- Sebagian warga Desa Liang Ulu Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *