Home » GerbangNews » Sebarkan Berita Gengster Hoax, Polisi Amankan 2 Remaja Balikpapan
Kedua remaja terduga pelaku penyebar berita hoax, ketika diperiksa oleh petugas di Polsek Balikpapan Selatan. (sumber foto: instagram iklan_balikpapan).

Sebarkan Berita Gengster Hoax, Polisi Amankan 2 Remaja Balikpapan

GERBANGKALTIM.Com, Balikpapan.—Polres Balikpapan, Polda Kaltim bersama jajarannya bertindak cepat dengan mengamankan dua remaja di Balikpapan Barat yang diduga sebagai pelaku penyebar berita hoax tentang adanya gangster dan begal di beberapa wilayah Balikpapan.

”Saat ini unit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan sudah mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang pemilik akun yang memposting berita atau informasi tersebut yakni IF (18) warga Baru Ilir Balikpapan Barat dan WH (17) warga Baru Ulu Balikpapan Barat,” kata Kapolres Balikpapan AKBP Jefri Dian Juniarta, seperti yang dimuat di Poldakaltim.com, Senin (5/6/2017).

Menurut Kapolres Balikpapan penangkapan terhadap kedua remaja di wilayah Balikpapan Barat itu menindaklanjuti postingan IG @info_balikpapan beberapa jam yang lalu berkaitan dengan aksi gangster dan begal yang terjadi di beberapa wilayah di Kota Balikpapan dan telah membuat resah warga Balikpapan. Polres Balikpapan bersama jajaran di Polsek-Polsek sampai saat ini tidak pernah menerima laporan terkait hal tersebut.

Isi postingan kedua pelaku yang sudah disetempel hoax.(sumber: instagram iklan_balikpapan)

“Kami juga telah meminta keterangan dari warga di sekitar lokasi dan petugas kami tidak menemukan adanya kejadian yang dimaksud,” kata AKBP Jefri Dian Juniarta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan aparat di Polsek Balikpapan Selatan, kedua remaja mengaku tidak pernah melihat langsung kejadian tersebut. Keduanya hanya menerima berita atau informasi dari grup sekolah.

“Tanpa berpikir panjang keduanya langsung memposting di medsos,” kata Kapolres Balikpapan, sembari menambahkan keduanya masih diperiksa secara intensif di Polsek Balikpapan Selatan.

Kapolres Balikpapan mengimbau kepada warga maupun admin akun medsos yang ada di Balikpapan agar melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada sumber informasi sebelum menyebarkannya kembali.

“Jangan sampai berita yang kita sebarkan adalah berita bohong (hoax) dan bisa menimbulkan keresahan bagi masyarakat, serta pedomani selalu UU No. 11/2008 tentang ITE,” katanya.

Gerbangkaltim yang berusaha melacak keberadaan akun kedua remaja tersebut, mendapat pemberitahuan bahwa: “Maaf, halaman ini tidak tersedia. Tautan yang Anda ikuti mungkin telah rusak, atau halaman telah dihapus. Kembali ke Instagram.”

Sementara itu, salah satu medsos di Balikpapan iklan_balikpapan dalam postingannya menulis bahwa tentang keberadaan gangster di Balikpapan yang marak beredar belakangan ini, dipastikan hoax (bohong). Untuk teman-teman diharap tidak lagi meneruskan berita tersebut ke akun medsosnya/chat group/messenger dan sebagainya.

“Jadi teman-teman, kita waspada boleh, khawatir boleh, tapi jangan berlebihan. Karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Dan jangan mudah percaya dengan berita/informasi berantai yang ujung-ujungnya ada kata-kata “Sebarkan”. Demikian yang dimuat oleh admin iklan_balikpapan.(tw)

Sumber: Poldakaltim.com

Check Also

Panwaslu Paser: 25 September Batas Akhir Pendaftaran Panwascam

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Paser telah membuka pendaftaran anggota Panitia Pengawas ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *