Home » Gerbang Business » Semester I, Realisasi Penerimaan Pajak di Kaltim Capai 38 Persen

Semester I, Realisasi Penerimaan Pajak di Kaltim Capai 38 Persen

Balikpapan, GERBANGKALTIM.com—Semester I tahun 2015 realisasi penerimaan pajak di Provinsi Kalimantan Timur mencapai 38% atau Rp9,02 triliun dari target hingga akhir tahun sebesar Rp23,4 triliun. Penerimaan pajak itu dari KPP Madya Balikpapan, KPP Pratama Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Bontang, Penajam Paser Utara, Tanjung Redeb dan Tarakan.

Kabid P2 Humas Kanwil DJP Kaltim Jumri menjelaskan sektor pertambangan dan penggalian masih mendominasi sebesar 39,95% atau Rp3,6 triliun dari total realisasi penerimaan pada semester pertama. Kemudian disusul sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 10,69% atau Rp964 miliar. “Sektor pertambangan dan penggalian masih mendominasi realisasi penerimaan pajak semester I ini, meskipun industri pertambangan lagi lesu,” jabarnya, Jumat (31/7/2015).

Sektor konstruksi juga menyumbang realisasi penerimaan pajak sebesar 8,13% kemudian selanjutnya industri pengolahan 7,52%, selanjutnya sektor jasa keuangan dan asuransi sebesar 7,16%.

Menurut Jumri, pertumbuhan realisasi penerimaan pada semester pertama tahun ini mengalami peningkatan sebesar 24% bila dibandingkan dengan realisasi penerimaan pada periode yang sama di tahun lalu. “Pertumbuhannya baik, mencapai 24%. Hanya saja target yang ditetapkan terlalu tinggi. Tahun lalu saja tidak tercapai. Tapi kami tetap upayakan untuk tetap melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi,” tandasnya.

Ia mengatakan upaya meningkatkan penerimaan pajak ini sangat perlu dilakukan, mengingat penerimaan pajak juga berkurang karena adanya penaikan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang kini dipatok pada penghasilan per tahun Rp36 juta.

Apalagi, tunggakan penerimaan pajak dari wajib pajak aktif di Kalimantan Timur juga telah mencapai Rp1,5 triliun. Tunggakan yang paling besar, berasal dari wajib pajak badan usaha yang mencapai 30.001 wajib pajak.

Untuk meningkatkan penerimaan pajak tersebut, pihaknya melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi pajak yang saat ini terus dilakukan oleh Kanwil DJP Kaltim. Penggalian potensi pajak dari PPh merupakan salah satu rencana dari intensifikasi.(fey-Gk)

Check Also

Polda Kaltim Ungkap 38 Kasus Korupsi

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sepanjang tahun 2017 lalu, Polda Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil mengungkap 38 kasus korupsi. Kasus ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *