Home » GerbangNews » Siswa Paser Wakili Kaltim Program ASM
Siti Rahmah Bersama Kepala dan Guru MTs Nurul Khair Muara Telake Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser

Siswa Paser Wakili Kaltim Program ASM

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Siti Rahmah, siswi kelas VII Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Khair Muara Telake mewakili Kalimantan Timur pada Program Anak Sabang Merauke (ASM) tahun 2016. Rahmah menjadi salah satu dari 15 peserta ASM 2016 dari yang semula mendaftar sebanyak 1.123 orang dari 24 provinsi dan 80 kabupaten di seluruh Indonesia.

Sebagai peserta ASM 2016, akan berada di Jakarta selama tiga minggu yaitu tanggal 5 – 28 Agustus 2016 untuk mengikuti sejumlah kegiatan yang telah dijadwalkan oleh panitia ASM. Di antaranya ada kegiatan harian yatu melakukan kunjungan ke berbagai tempat peribadatan, kunjungna ke balai kota, dan mengunjungi tempat bersejarah.

“Semua kegiatan dilakukan dalam kaitannya dengan toleransi dan kebhinnekaan, semangat untuk sekolah dan bangga menjadi anak Indonesia,” kata Hasanuddin SPdI, Kepala MTs Nurul Khair Muara Telake yang ikut membantu Siti Rahmah dalam mengikuti ASM 2016.

Siti Rahmah adalah anak ketiga dari pasangan M Taher dan Maimunah. Dalamperkenalan singkat Asesor Sabang Merauke dengan Rahma saat wawancara Sabang Merauke via telepon, Rahma dinilai menunjukkan hal berbeda. Di usianya yang masih belia Rahma memiliki gaya komunikasi yang bagus. Hal ini terlihat dengan cara Rahma yang tenang dalam menjawab setiap pertanyaan yang diberikan oleh Assesor. Tak hanya itu, cara menjelaskan yang sistematis dan mudah dipahami juga menjadi salah satu kelebihan dari Rahma.

“Yang paling menarik dari sosok Rahma adalah cara dia melihat masalah di lingkungannya dan cara dia bersolusi. Dalam wawancara yang dilakukan sekitar setengah jam tersebut, dia menceritakan tentang dua masalah di lingkungannya yaitu masalah remaja dan kebersihan lingkungan. Rahma merasa risau dengan kondisi dilingkungannya yang banyak pengangguran terutama pada usia remaja, sehingga mereka hanya kumpul-kumpul tanpa manfaat di pinggir jalan bahkan kadang suka membuat kegaduhan,” beber Hasanuddin.

“Saya ingin kasih anak-anak yang suka bikin ribut di jalan itu keterampilan, biar mereka bisa kerja. Dari masalah ini, jika saya menjadi orang yang berpengaruh di lingkungan saya atau berkesempatan menjadi pemimpin kelak, maka saya ingin sekali memperdayakan para pengangguran dengan memberikan ketrampilan dan membuka lapangan pekerjaan, agar anak-anak muda bisa berkarya dan bermanfaat,” ujar Rahma.(jya)

Check Also

BNNK BALIKPAPAN PERINGATI HANI 2018

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Setelah tertunda, pelaksanaan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018 ru bisa dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.