Home » GerbangNews » STOK BERAS AMAN, KPPU SIDAK

STOK BERAS AMAN, KPPU SIDAK

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,-

Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), M Saufan, menyatakan stok beras aman, mencukupi hingga lima bulan kedepan. Kenadati demikian, Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), tetap melakukan inspeksi mendadak (sidak), menyusul melambungnya harga beras medium di sejumlah pasar tradisional dan modern di Balikpapan.

Saat ini, harga beras di pasaran naik berkisar antara 500 – 800 rupiah perkilogramnya, tergantung jenis beras mulai dari beras medium hingga beras premium. KPPU akan menyelidiki kemungkinan adanya persekongkolan dan kartel  hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga beras di pasaran.

Kepala KPD KPPU Balikpapan, Dewi Sita Yuliani, mengatakan di awal tahun 2018 ini kelangkaan dan kenaikan harga beras, terutama untuk jenis medium akan menjadi salah satu perhatian KPD KPPU Balikpapan.

“Kelangkaan dan kenaikan ini akan dicari tahu apa penyebab. Karena saat ini, Kementerian Perdagangan baru saja mengeluarkan izin untuk memperbolehkan impor beras, namun jumlahnya terbatas, hanya 500 ribu ton saja. Rencananya, beras yang berasal dari Vietnam dan Thailand ini sudah masuk ke Indonesia di akhir Januari 2018 ini,” ujar Dewi.

STOK AMAN

Kendati gejolak harga beras terus berlangsung, namun Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Balikpapan M Saufan, menjamin stok beras terbilang aman, mencukupi hingga lima bulan kedepan.

“Harga beras di pasar stabil dan stok beras aman hingga 5 bulan kedepan. Hanya saja untuk pasar di Klansadan bisa dikatakan pasar elit. Selain itu juga warga Balikpapan ingin mengkonsumsi beras yang baik,” ujar Saufan.

Meurut Saufan, kenaikan harga ini hanya terjadi di pasar klandasan saja. Sementara di pasar lain tidak ada kenaikan harga beras eceran perkilonya, sehingga dinas perdangan akan kembali rapat dengan para pedagang untuk membahas harga beras meduim dan premium.

Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Balikpapan terus merangkak naik sebesar 2 sampai 3 ribu perkilogram. Meski demikian, Dinas  Perdagangan menegaskan, harga beras stabil dan stok yang ada mencukupi hingga lima bulan kedepan.

Tingginya  harga beras permium dan meduim di Pasar Klandasan yang di jual oleh pedagang di atas harga eceran tertinggi (HET). Satu kilo harga beras medium dijual dengan harga 12 ribu rupiah. Sedang harga HET hanya 9,850 ribu rupiah.

Sementara itu, harga beras premium yang dijual di Pasar Klandasan di bawah HET 13,300 rupiah/kilo. Sementara, harga yang dijual di Pasar Klandasan sebesar 12.850 rupiah. Terkait dengan impor beras, Wakil Presiden HM Yusuf Kalla melarang perusahaan swasta melakukan impor beras. “Yang bisa melakukan impor (beras) itu, bulog, bukan swasta,” ujar Wapres kepada wartawan. (hm/sh)

Check Also

Bersyukur Pasangan Nomor 4 Teratas

Samarinda, GERBANGKALTIM.COM,- Aura “kemenangan” Rusmadi Wongso sebagai Gubernur Kaltim periode 2018-2023 mewarnai acara open house …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *