BALIKPAPAN, Gerbangkaltim,-
Tanpa kehadiran Menteri Perjaan Umum Ir Djoko Kirmanto, pembangunan jalan bebas hambatan (freeway) atau jalan tol di Kalimantan Timur senilai triliunan rupiah tetap dimulai, ditandai dengan pemasangan tiang pancang utama di sisi Ring Road III Manggar, Balikpapan Timur (12/1/2010).
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishakdidampingi beberapa pejabat kepala daerah (Walikota/Bupati) yang daerahnya dilewati proyek ini, tampak ceria ketika menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya pembangunan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan-Samarinda-Bontang hingga Sangatta.
“Saya sudah menghitung panjang jalan tol di Kaltim ini 241 kilometer mulai dari rua jalan Penajam-Balikpapan-Samarinda-Bontang-Sangatta-Malaoy, dan Samarinda-Tenggarong. Sedangkan penduduk yang berdiam di sekitarnya ada 2,3 juta orang. Jadi ini proyek yang benar-benar menyentuh rakyat, bukan proyek mercusuar,” ujar Gubernur Awang Faroek saat peresmian.
Awang meminta semua pihak ikut mendukung terlaksananya pembangunan jalan bebas hambatan di Kaltim yang juga dikatakannya merupakan jaringan jalan tol nasional. Secara khusus gubernur meminta kepada Walikota Balikpapan Imdaad Hamid, Walikota Samarinda Walikota H Syaharie Jaang, Bupati Kutai Karta Negara Rita Widyasari, Bupati Kutai Timur Irsan Noor agar mengawal masing-masing proyek jalan tol yang masing-masing melalui daerahnya.
Pada saat ini pembangunan jalan bebas hambatan dimulai pada ruas jalan Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,02 kilometer. Pembangunan jalan menggunakan system perkerasan rigid pavement (cor beton) dengan lebar badan jalan 36,9 meter terbagi dalam 2 jalur dengan 6 lajur, dan setiap lajurnya selebar 3,6 meter. Biaya yang diperlukan berkisar 6,2 triliun terdiri dari Rp 5 triliun untuk kontruksi dan Rp1,2 triliun pembebasan lahan.
“Panjang jalan dan biaya sebesar itu tidak ada apa-apanya dibanding dengan pembangunan jalan tol di Jawa,” tambah gubernur.
Selain proyek utama jalan tol itu, juga dibangun Jalan Ring Road III Balikpapan sepanjang 11,12 kilometer sebagai jalan akses ke jalan tol Balikpapan-Samarinda dari Bandara Sepinggan dan Daerah Balikpapan Timur. Rencananya jalan ini terdiri dari 2 jalur dengan 6 lajur yang masing-masing lajur selebar 3,6 meter. Biaya yang dihabiskan mencapai 778,4 miliar untuk kontruksi, sedangkan pembebasan lahan ditanggung oleh Pemkot Balikpapan.
Sebelumnya, pada tahun lalu jua telah dibangun titik awal jalan tol Balikpapan-Samarinda yang terletak 400 meter sebelah timur KM 13 Balikpapan Utara. Jalan akses yang merupakan bagian dari rencana ruas jalan Ring Road III Balikpapan ini hanya sepanjang 400 meter, dibangun sebanyak 2 jalur dengan 4 lajur. Biaya pembangunannya mencapai 11,5 miliar untuk pembebasan lahan, dan biaya kontruksi Rp90 miliar.***
Incoming search terms:
pembangunan ring road 2 balikpapan, jalan tol balikpapan samarinda, makalah jalan tol samarinda hingga balikpapan, pembangunan proyek jalan bebas hambatan trans kalimantan, jalan freeway, proyek pu balikpapan, proyek p u di kaltim, ring road 3 balikpapan, pembangunan proyek mercusuar jakarta, tol balikpapan bontang