Tahun 2011 seluruh Angkutan Pelayaran ditangani Kapal Indonesia

BALIKPAPAN Asosiasi Pengusaha Pelayaran Seluruh Indonesia (INSA( menargetkan tahun 2011 mendatang seluruh angkutan pelayaran di dalam negeri  sudah dilakukan oleh seluruh pelayaran nasional. Target ini cukup realistis mengingat sejak tahun 2009 lalu hampir 90% angkutan pelayaran perdagangan dalam negeri sudah dilakukan oleh kapal-kapal berbendera merah putih.

“kita target 2011 angkutan perdagangan dalam negeri sudah bisa ditangani oleh kapal-kapal berbendera merah putih,”  Hal ini diungkapkan Ketua umum Assosisasi Pengusaha Pelayaran Indonesia Johnson W Sutjipto disela-sela Rakernas Jumat kemarin  (18/6)di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Menurut Johnson, sejak tahun 2008 berdasarkan UU no 17 tentang Pelayaran, seluruh angkutan Pelayarana dalam negeri diangkut dengan menggunkan angkutan pelayaran nasional. Ini juga sesuai ketentuan Cabates Pelayaran Amerika yang

Sejak tahun 1920 seluruh  angkutan perdagangan dalam negerinya diangkut oleh kapal negara sendiri sedangkan di Cina sudah diterapkan sejak tahun 1960an.

“ sejak tahun 2005 ada 6400 kapal Indonesia yang mengangkut komoditas  perdagangan dalam negeri, ditahun 2009 terdapat 9300 kapal sehingga ada peningkatan signifikan sebesar 50% peningkatan kapal dari segi jumlah ,” terangnya.

Lanjut Johnson  jika diakumulasi   jumlah  kapasitas angkutan pelayaran seluruh Indonesia sebesar 280 juta ton/tahun dengan tujuh jenis pelayaran seperti Angkutan Tongkang, Penumpang-kendaraan, muatan cair,  Curah kering, Barang umum, angkutan Kontainer, dan angkutan Lepas Pantai.

“ dalam roadmap palayaran 2005-2009 ada  13 komoditas perdagangan yang diangkut oleh pelayaran nasional. Jika  1 ton per 20 dollar  dikalikan 280 juta ton maka dana  uang yang beredar 5,6 miliar dollar. Ini angka yang dihitung diluar angka angkutan pelayaran untuk offshore(lepas pantai),” tandas Johnson yang ketua ketua Asosiasi Pengusaha Pelayaran wilayah Asia.

Tambah Johnson Program Cabates ini tidak bisa diberlakukan untuk angkutan Ekspor impor. untuk angkutan ekspor Impor tiap tahun kapasitas angkut berjumlah 550 juta ton, dari jumlah itu pelayaran Indonesia baru bisa menangani  9% nya. “ kalau ekspor-impor biaya perton 40-50 dollar, maka nilai ekonominya mencapi 4 miliar dollar,” katanya.

Asosiasi Pengusaha Pelayaran Indonesia kini tengah mengincar angkutan pelayaran dibidang migas atau Offshore. Dari 580 kapal dibidang offshore 63 kapal diantaranya masih dikuasai kapal-kapal asing.

“ karena itu target kit tahun 2011 nanti 47 kapal asing yang selama ini menangani angkutan untuk offshore bisa diambil alih oleh kapal-kapal berbendera Indonesai. Sedangkan 16 kapal asing lainya masih memiliki kontrak jangka panjang dengan klien dibidang migas,” jelasnya.

Incoming search terms:

jumlah kapal tongkang yang beredar di indonesia tahun 2011, ASOSIASI PERUSAHAAN PELAYARAN INDONESIA, jumlah kapal indonesia, jumlah kapal di indonesia, ketua asosiasi perkapalan indonesia, asosiasi pengusaha pelayaran indonesia, pelayaran kapal indonesia 2010, jumlah kapal indonesia tahun 2009, pengusaha kapal fachrudin m daud, jumlah kapal offshore indonesia tahun 2008

No comments yet

Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Baner Advertising-3

  • Menu Berita

  • Active Search Results

  • Arsip Berita