Tahun 2013 Semua Pembangkit Listrik Gunakan Gas
<p>
BALIKPAPAN,- Seluruh pembangkit listrik di Kalimantan Timur bakal menggunakan tenaga gas tahun 2013 mendatang. Hal ini dilaksanakan untuk mengurangi ancaman kerusakan alam akibat pemanfaatan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit listrik.
“Kebijakan ini telah disampaikan ke masing-masing kepala daerah, agar melakukan peralihan bahan bakar secara bertahap, dari batubara ke gas di tiap-tiap pembangkit listrik di masing-masing wilayah,” ujar Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak Senin siang (8/2), usai menghadiri peresmian pengoperasian pembangkit listrik 40 mega watt di PLTD Cogindo Batakan, Balikpapan.
Kalimantan Timur menduduki urutan pertama penghasil batu bara di Indonesia, dengan produksi mencapai 62 juta ton per tahun. Karena itu dampak lingkungan akibat pemanfaatan batubara secara besar-besara yang bakal ditanggung daerah ini sangat berat.
Untuk itu, pemerintah provinsi Kaltim tengah mencari pembangkit listrik yang ramah lingkungan yakni dengan mengembangkan pembangunan pembangkit listrik tenaga air di tiga kabupaten, kota, tahun 2010 ini. Ketiga daerah itu adalah Sungai Bulungan, Sungai Mahakam Samarinda, dan Sungai Telen Kutai Timur. “Saat tengah dilakukan studi kelayakan di tiga lokasi tersebut,” ujarnya.
Pembangunan tiga pembangkit tenaga air itu juga dapat membantu distribusi listrik di sistem Mahakam, bahkan hingga jaringan listrik pulau Jawa.
Gubernur menambahkan, Kalimantan Timur sangat memiliki potensi sumber daya alam cukup banyak untuk dikembangkan, untuk menggantikan penggunaan batubara, yang pemanfaatannya mengancam kelestarian alam.(amiraliev@gerbangkaltim.com)
Incoming search terms:
pertamina balikpapan, pemanfaatan batubara, pembangkit listrik kaltim, pembangkit listrik, pembangkit listrik di kalimantan timur, artikel tentang lingkungan hidup, pembangkit listrik di kalimantan, pembangkit listrik pertamina balikpapan, PLTD balikpapan, PLTD Batakan Balikpapan




