Home » Tanah Hibah Carpotek Ditargetkan Selesai Juli

Tanah Hibah Carpotek Ditargetkan Selesai Juli

SAMARINDA, GERBANGKALTIM.COM,—Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penghapusan Barang Milik Daerah (BMD) DPRD Kaltim Rusman Yaqub menyatakan tidak menyoal lagi mengenai status hukum atas tanah Pemprov Kaltim yang akan dihibahkan kepada warga Carpotek, Samarinda.
Kami tidak menyoal lagi mengenai status hukumnya seperti apa, karena sejauh ini kami telah melakukan penelusuran dan menelaah surat-suratnya, ungkap Rusman di hadapan ratusan warga Carpotek saat hearing dengan Pansus, Jumat (4/5) kemarin. Rombongan warga dipimpin H Ghalib.
Mereview perjuangan warga untuk mendapatkan haknya atas tanah yang saat ini mereka diami, warga telah beberapa kali melakukan pertemuan membahas sertifikat tanah tersebut dengan dimediasi oleh Komisi I DPRD Kaltim.
Komisi I sendiri menyatakan telah tidak ada masalah lagi soal hibah ini. Hanya memang semuanya berproses. Pansus pun berupaya sekuat tenaga agar hak warga segera terpenuhi, kata Rusman.
Berdasarkan historis dan surat yang telah ditunjukkan oleh warga disebutkan Juni 2013 ini sertifikat hak guna bangunan (HGB) warga yang diterbikan BPN akan berakhir.
Warga menuntut agar status sertifikat Hak Guna Bangunan bisa meningkat menjadi hak milik sesuai sosialisasi yang telah ada, yakni prosedur pembuatan sertifikat tanah yang berasal dari Hak Pengelolaan Lahan (HPL) oleh pemerintah yang diberikan tersebut tidak bisa menjadi hak milik, melainkan sebagai hak guna bangunan terlebih dahulu minimal 20 tahun. Setelah itu baru bisa ditingkatkan statusnya menjadi Hak Milik.
Warga Carpotek merupakan warga yang direlokasi dari bantaran Sungai Mahakam, mulai Pasar Pagi sampai jembatan Mahakam yang berjumlah 800 KK (Kepala Keluarga), dimana 50 di antaranya hingga kini belum memiliki sertifikat HGB.
Rusman menyebutkan, saat ini fokus Pansus untuk hibah tanah Carpotek lebih kepada masalah teknisnya, mengingat masa berakhir Hak Guna Bangunan (HGB) warga sampai 20 Juni mendatang. Kamipun berupaya agar sebelum jatuh tempo waktu berakhirnya HGB tersebut, sudah bisa disahkan. Sementara mengenai hal lain yang menjadi urusan warga dengan pemerintah Kaltim kami percayakan kepada Pemprov dan warga untuk menyelesaikan, kata Rusman di sela-sela pertemuan yang dilaksanakan di ruang rapat lantai 6 Gedung DPRD Kaltim tersebut.
Memang warga mengkhawatirkan jika pengesahan hibah aset pemerintah ini dilaksanakan pada bulan Juli. Artinya masa HGB nya berakhir, dan warga tidak ingin dibebani oleh biaya jika hal itu terjadi. Kami sangat mengerti kekhawatiran warga. Oleh karena itu Pansus akan bekerja keras agar bisa disahkan sebelum jatuh tempo berakhirnya HGB warga, papar Rusman didampingi Wakil Ketua Pansus Hermanto Kewot, dan Anggota Pansus Entjik Widyani, Arsyad Thalib dan Andarias P Sirenden. (adv/lia/met)
Sumber: Tim Media DPRD Kaltim

Check Also

Rusmadi, “Saya Malu Samarinda Banjir”

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Soal banjir yang makin dikeluhkan masyarakat Kota Samarinda,  Rusmadi menceritakan pengalamannya, bahwa jika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *