Home » GerbangEducations » Teng…, Jam Belajar Dimulai, Warnet Pun Dirazia

Teng…, Jam Belajar Dimulai, Warnet Pun Dirazia

kota balikpapanBALIKPAPAN, GERBANGKALTIM.COM,—Jam malam bagi pelajar di Kota Balikpapan kini mulai diterapkan, dan salah satunya dengan melakukan monitoring di warnet-warnet terutama terhadap anak usia sekolah yang sedang bermain game online pada pukul 18.00 Wita hingga 21.00 Wita.

Seperti yang dilakukan aparat Kelurahan Klandasan Ulu Balikpapan Kota, mendapati puluhan anak di usia sekolah sedang asyik main game online di 4 warnet yang berada di seputaran Jalan Gunung Pasir.

Saat penggeledahan anak-anak dibawah umur tersebut langsung diintrogasi petugas, dan diingatkan agar tidak bermain game pada jam 6 sore hingga 9 malam. Selain itu, petugas juga mengingatkan kepada pemilik warnet agar menutup usahanya pada pukul 12 malam dan tidak membuka warnet hingga 24 jam penuh.

Dalam penggeledahan ini dipimpin langsung oleh Lurah Klandasan Ulu Suliansyah, bersama Babinkantibmas, Babinsa, LPM dan Kasi Trantib Klandasan Ulu. Penggeledahan tersebut sebagai tindak lanjut mulai diberlakukannya Peraturan Walikota, Nomer 35 tahun 2013 tentang Wajib Belajar Malam.

Suliansyah mengatakan di wilayah Kelurahan Klandasan Ulu terdapat 6 pemilik usaha warnet, dan 2 pemilik usaha billyar. Dalam melakukan monitoring pihaknya sering terkendala oleh lampu padamnya lampu. Sehingga banyak pemilik warnet dan bilyar yang tutup. Untuk itu monitioring akan kembali dilakukan pada malam selanjutnya.

BERLAKU JANUARI 2014

Sementara itu, kendati Peraturan Walikota tentang Jam Belajar Malam telah ditandatangani pada bulan Desember tahun 2013, dan mulai diterapkan awal tahun 2014, namun pemerintah kota saat ini masih dalam tahap sosialisasi, dan pembentukan tim dari tingkat pemkot hingga tingkat RT.

Kabag Hukum Setdakot Balikpapan, Daud Pirade menyatakan, upaya ini dilakukan agar penerapan Perwali kedepannya bisa maksimal. Dimana semua pihak dilibatkan, untuk melakukan pengawasan terhadap pelajar, yang tidak belajar sejak pukul 6 sore hingga 9 malam.

Daud menambahkan, meski nantinya sanksi yang diberikan hanya berupa teguran, namun diharapkan bisa memberikan pelajaran dan efek jera pada pelajar, agar lebih memprioritaskan belajar, saat masih duduk di bangku sekolah.

Daud menjelaskan, nantinya para pelajar juga dilarang berada di tempat keramaian, yang tidak memiliki keterkaitan dengan mata pelajaran di sekolah. Sehingga dibutuhkan pengawasan oleh seluruh lapisan masyarakat balikpapan.(denny/riswan)

Sumber: BKV Channel

Check Also

Kabel FO Telkom Grogot Tertabrak Truk, Ganggu 7 Tower Telkomsel

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Kabel Fyber Optik (FO) udara milik TelkomTanah Grogot pada Rabu (17/1) malam ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *