Home » Terminal Batu Ampar Masih Disegel, Penjual Rugi

Terminal Batu Ampar Masih Disegel, Penjual Rugi

Belum dibukanya palang penutup jalur masuk ke Terminal Angkot Batu Ampar menimbulkan dampak yang semakin luas. Selain para sopir angkot Trayek 3 dan 8, sejumlah pemilik warung mengakui pendapatannya ikut merosot.

Kendati pemerintah Kota Balikpapan telah mengultimatum agar warga yang mengklaim pemilik tanah membuka palang penutup, sampai hari Sabtu, Terminal Batu Ampar masih disegel keluarga Ardani.

Dalam lima hari terakhir, pengunjung di warung-warung ini anjlok lantaran penumpang kendaraan di dalam area terminal berkurang.

Etina, salah satu pemilik warung yang sudah delapan tahun berjualan di Terminal Batu Ampar mengaku, sepinya pengunjung berpengaruh terhadap omset penjualannya. Biasanya dalam sehari bisa meraup pendapatan 300 ribu rupiah. Tapi beberapa hari ini hanya mampu mengumpulkan 70 ribu rupiah dalam sehari, ujar Etina.

Meski demikian Etina mengaku masih beruntung lantaran diperbolehkan berjualan di dalam terminal oleh pihak ahli waris yang mengklaim lahan Terminal Batu Ampar. Sebelumnya pemeirntah telah mengultimatum agar keluarga ardani segera mencabut palang di kawasan ini. Pemerintah akan menuntut mereka lantaran dianggap melanggar hukum, ujar Daud Pirade, bagian Hukum Pemkot Balikpapan. (hafid banser BKV Channel)

Check Also

Rusmadi, “Saya Malu Samarinda Banjir”

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Soal banjir yang makin dikeluhkan masyarakat Kota Samarinda,  Rusmadi menceritakan pengalamannya, bahwa jika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *