Home » THD2 Unggul Karena Pasangan “Sejati” di Kutai Barat

THD2 Unggul Karena Pasangan “Sejati” di Kutai Barat

Sampai saat ini pasangan Ismael Thomas dan Didik Effendi masih diunggulkan dalam memenangkan Pemilukada Kutai Barat yang telah dilangsungkan pada Senin 24 Januari 2011 lalu. Tidak saja dari hasil penghitungan cepat atau quick cont versi Citra Publik Adv, Lingkaran Survei Indonesia (LSKP), Lingkaran Survei Indonesia Group (LSI), namun pantuan beberapa media di TPS-TPS pada saat penghitungan juga mengunggulkan pasangan yang dikenal dengan THD2.

Salah satu andil terbesar yang membuat THD2 unggul, menurut Direktur LSKP Sunarto Septoharyono antara lain Ismael Thomas-Didik Effendi merupakan pasangan “sejati”. Disebut sejati, karena kedua-duanya merupakan bupati dan wakil bupati pada periode sebelumnya, dan kali ini berpasangan lagi. “Berbeda dengan di daerah-daerah lain, biasanya antara bupati dan wakilnya tidak saling berpasangan dan bersaing untuk maju lagi dengan pasangan lain. Nah di Kubar, THD2 merupakan pasangan sejati,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan wartawan, akan dialihkan untuk siapa suara pendukung Rama Alexandera Asia yang berpasangan dengan Abdul Ajiz seandainya tidak lolos sebagai calon karena sempat terganjal masalah ijazah? Direktur LSKP secara tegas mengatakan tidak melakukan survey untuk hal tersebut, dan suara tidak mudah untuk dialih-alihkan. “Dari pengalaman biasanya suara itu akan mengalir ke calon incumbent,” katanya.

Selain itu, dari segi kepercayaan masyarakat terhadap kepuasan terhadap kinerja THD juga memperoleh respon positif, hampir di semua sektor. “Tingkat kepuasan masayrakat Kutai Barat terhadap kinerja THD cukup tinggi dan stabil selama masa periode survei,” tambah Direktur CBA Shotihatul Musayyadah sewaktu jumpa pers di Hotel Santika Senin lalu.

Sementara dilihat dari segi keberhasilan THD, hasil survey di hampir semua sector cukup tinggi, seperti keamanan, social, ekonomi, politik rata-rata di atas 67 persen. Sedangkan untuk mengatasi persoalan-persoalan di masayrakat, THD dalam memerintah Kabupaten Kutai Barat juga memiliki prosentase cukup tinggi keberhasilannya. “Kecuali sektor penyediaan rumah murah untuk rakyat, pasangan ini dinilai masih kurang. Untuk persoalan lain seperti menyediakan barang kebutuhan sehari-hari keberhasilannya mencapai 70,3 persen,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Pemilukada Kubar telah digelar 24 Januari 2011. Pemilikada kali ini diikuti empat pasangan calon yakni nomor urut 1 Kornelius Sinyal dan Agus Sopian, nomor urut 2 Ismael Thomas dan Didik Effendi yang merupakakan pasangan incumbent. Selanjutnya nomor urut 3 Zainuddin Thaib dan Markulius Mahing, serta nomor urut 4 Rama Alexander Asia dan Abdul Azizs. Rama Alexander Asia yang dulu pernah menjabat sebagai bupati.

Penghitungan telah dilakukan di TPS-TPS yang selanjutnya dikirim ke tingkat PPK hingga ke KPU Kutai Barat untuk menanti penghitungan secara total dalam sebuah rapat pleno dalam waktu dekat ini.

Check Also

Polda Kaltim Ungkap 38 Kasus Korupsi

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sepanjang tahun 2017 lalu, Polda Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil mengungkap 38 kasus korupsi. Kasus ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *