Home » THM Diminta Tutup Selama Ramadan

THM Diminta Tutup Selama Ramadan

SANGATTA, Guna menghormati umat Islam yang sedang menunaikan ibadah puasa, maka Kepala Kantor Kementerian Agama Kutim Suriansyah mengimbau kepada pengelola Tempat Hiburan Malam (THM) agar menutup kegiatannya, utamanya pada siang hari selama bulan Ramadan.
Juga kepala pemilik rumah makan, restoran, warung makan dan minuman, agar dapat menyikapi dengan penuh toleransi, dan kearifan untuk tidak membuka atau menjual pada siang hari selama Ramadan, harapnya
Begitu pula pada pemilik dan pemakai tempat hiburan seperti lokalisasi agar dengan kesadarannya sendiri untuk tidak mengedarkan minuman beralkohol seperti minuman keras dan tidak melakukan judi, makan di tempat-tempat umum padasiang hari.
Berkaitan dengan penertiban selama Ramadan 1431 Hijriah, Syuriansyah mengajak kepada aparat penegak hukum agar meningkatkan pengawasan terhadap hal-hal yang dimaksud seperti razia dan pembuatan spanduk tentang bulan suci Ramadan.
Spanduk boleh buat dinas badan dan lembaga lainnya dengan pilihan tema; Dengan ibadah Ramadan Kita Tingkatkan Iman dan Takwa. Hormatilah Orang Yang Sedang Berpuasa. Mari Sucikan Jiwa, dan Harta dengan Mengeluarkan Zakat. Dan, Dengan Zakat Kita Tingkatkan Kepedulian. Juga selama Ramadan diharapkan kepada sekolah untuk melakukan pesantren kilat, imbuhnya.
Ini dimaksud agar semua insane dapat memperbanyak mengingat Allah (zikir), bertaubat, munajat dan berdoa khusyuk, agar bangsa Indonesia terhindar dari perpecahan dan petaka serta badai krisis yang berkepanjangan. Pada bulan Ramadan, hendak bagi umat Islam agar melatih diri bersabar dan tawakkal dalam menjalankan ibabah puasa.
Imbuan Kepala Kantor Kementrian Agama tersebut dikuatkan surat edaran nomor 300.495/Pol PP-TU/VII/2010 yang diteken Bupati Isran Noor . Isi imbauan Ramadan bupati Kutim menyatakan, bagi pengelola THM, tempat lokalisasi, panti, pijat, tempat kentangkasan serta tempat lainnya yang sejenis diminta untuk tidak membuka dan melakukan kegiatan terhitung 3 hari menjelang bulan puasa (H-3) dan 3 hari setelah (H+3) bulan suci Ramadan. Juga tidak boleh menggunakan petasan dan sejenisnya. ***

Check Also

Pedagang Dapat Modal Tanpa Agunan

#KaloRusmadiGubernurnya Samarinda, GERBANGKALTIM.COM,- Tak perlu menggadai Buku Pemilik Kendaraan Bermotor atawa BPKB. Demikian tagline salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.