Home » Gerbang Business » Bandara » “Tidak Ada Tiket Dijual Batas Atas”

“Tidak Ada Tiket Dijual Batas Atas”

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Tim Satgas Arus Mudik Lebaran Kementrian Perhubungan RI melakukan pemantauan pelaksanaan arus mudik di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, menyusul adanya kabar yang menyatakan harga tiket pesawat menggila  dan tidak terjangkau masyarakat.

Pemantaun ini dilaukan selama 3 hari dan dipimpin langsung Kepala Badan Litbang Hub Sugihardjo dan Direktur Kenavigasian Elfi Amir. Dalam pemantuan tersebut, kemenhub tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan maskapai atau operatator.

Harga tiket yang mahal memang saat musim peak season, terutama lebaran. Harga tiket yang diberlakukan menggunakan batas bawah. Ssejumlah maskapai menjual tiket berkisar 1,5 juta rupiah untuk tujuan Pulau Jawa.

Sugihardjo mengatakan,  kenaikan ini sesaui dengan hukum penawaran dan permintaan. Penawaran sedikit, permintaan banyak, harga naik. Namun demikian tidak penjualan tiket yang melampaui batas atas yang sudah ditentukan pemerintah.

“Tiket mahal ini hanya kesalahan persefsi dari calon penumpang yang selama ini terbiasa membeli tiket yang dijual dibatas bawah. Kemudian ada calon penumpang yang membeli tiket yang seharusnya satu tujuan terpaksa menjadi dua tujuan akibat tiket yang terjual habis,” ujar Sugihardjo.

MENINGKAT

Sementara itu, jumlah penumpang pada puncak arus mudik di PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Sultan Aji Muhammad Sualiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan mencapai 26.400 orang. Sedangkan rata-rata harian mencapai 24.000 orang. Hingga H-2 lebaran ini, pertumbuhan penumpang hingga mencapai 9,5 persen dari tahun 2017 lalu.

Puncak arus mudik terjadi pada Sabtu, 9 Juni 2018 lalu. Jumlah penumpang mencapai 26.400 orang. Kondisi ini menunjukan bahwa perekonomian Kaltim membaik, bahkan diatas prediksi yang semula diperkirakan hanya sekitar 4 persen saja.

GM Angkasa Pura I Balikpapan,  Handy Heryudhitiawan  mengtatakan, pertumbuhan ini diharapkan bisa terus terjadi hingga arus balik.

“Pada puncak arus mudik dengan 26.400 penumpang, kondisi pelayanan yang diberikan bandara tetap bisa maksimal, karena kapasitasnya sendiri sebenarnya bisa menampung hingga 10 juta penumpang setahun. Sehingga dalam sehari, bisa menghandel sebanyak 35 ribu penumpang,” ujar Handy. (hm/sh)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.