Home » Uncategorized » TNI Bantu Panen 5 Hektare Padi di Long Ikis
Jajaran TNI Koramil Long Ikis, Paser, membantu petani di Desa Tajur memanen padi di lahan 5 hektare, Jum'at (2/3)

TNI Bantu Panen 5 Hektare Padi di Long Ikis

Tana Paser (GERBANGKALTIM.com) Jajaran TNI di Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser pada Jum’at (2/3), membantu para petani di Desa Tajur, memanen padi seluas 5 hektare.

“Hari ini ada kegiatan panen padi di lahan seluas 5 hektare di Desa Tajur,” kata Komandan Kodim 0904 Tanah Grogot Letkol Arh Ardian Patria Chandra.

Kegiatan itu kata Ardian merupakan salah satu bentuk partisipasi TNI di bidang pertanian.

“Memang sudah komitmen TNI membantu pemerintah di bidang pertanian terutama dalam program meningkatkan produksi petani, yaitu Upaya Khusus peningkatan produksi Padi Jagung dan Kedelai (Upsus Pajale),” ujar Ardian.

Setiap hektare lahan yang dipanen menurut Ardian, menghasilkan gabah kering seberat 4,5 sampai 5 ton.

“Setiap hektare lahan yang dipanen menghasilkan gabah kering seberat 4,5 sampai 5 ton,” kata Ardian.

Ardian mengatakan, panen padi di desa itu akan berlanjut mengingat masih terdapat ratusan hektare lahan yang dalam waktu dekat siap dipanen. Untuk di Desa Tajur sendiri, terdapat 250 hektare lahan yang akan dipanen.

“Panen itu terus berlanjut. Sebab masih ada ratusan hektare lahan lagi. Di Desa Tajur ada 250 hektare lahan padi yang akan dipanen,” ucap Ardian.

Panen padi kata Ardian dilakukan dengan menggunakan alat panen combine harfister. Dengan alat tersebut, para petani cukup terbantu dan dimudahkan, daripada dengan metode manual yang membutuhkan dua sampai tiga hari.

“Dengan alat tersebut sangat membantu. Panen hanya butuh waktu sekitar 2 jam saja. Sedangkan dengan cara manual bisa memakan waktu sampai dua hari,” kata Ardian.

Bahkan menurut Ardian, dengan menggunakan mesin, petani bisa memanen padi dua sampai tiga kali dalam setahun.

“Jika panen menggunakan mesin, setahun bisa panen dua sampai tiga kali. Tapi jika manual biasanya panen hanya sekali dalam setahun,” kata Ardian.

Dalam panen tersebut juga turut membantu para pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita).(Jya)

Check Also

Program Deradikalisasi Gagal total.

KASUS  serangan bom beruntun di Surabaya pasca kekacauan di Rutan Brimob Jakarta menunjukkan Polda Jawa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *