Home » GerbangNews » TNI di Perbatasan Kekurangan Obat

TNI di Perbatasan Kekurangan Obat

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Anggota TNI yang bertugas di perbatasan kerap kekurangan/kehabisan stok obat-obatan. Karena, selain untuk melayani anggota yang bertugas, fasilitas kesehatan miliknya juga harus melayani masyarakat sekitar. Namun demikian, TNI tetap akan memberikan layanan. Lantaran sudah menjadi perintah Panglima Tertinggi TNI, Presiden RI Joko Widodo.

Kementerian Pertahanan mendorong pemerintah daerah melakukan pembangunan fasilitas umum kesehatan di sejumlah daerah terpencil, karena pemerintah daerah berperan dalam pembangunan sarana kesehatan di perbatasan.

Selama ini, warga mengandalkan stok pasokan obat-obatan yang dimiliki prajurit di lapangan. Prajurit TNI menyediakan posko layanan kesehatan yang diperuntukkan bagi masyarakat dengan bekal obat-obatan yang terbatas.

Imbasnya,  Kemenhan kerap menerima keluhan soal habisnya stok obat-obatan prajurit di perbatasan. Misalnya, stok obat yang sedianya untuk kurun waktu enam bulan,  tapi sudah habis dalam waktu dua bulan saja.

Dirkes Ditjen Kuathan Kementerian Pertahanan,  Laksma TNI Dr Arie Zakaria mengatakan, sesuai perintah Pimpinan Tertingi TNI, yakni Presiden, maka anggota TNI, termasuk fasilitasnya yang berada di perbatsan/terluar dan kepuluan.

Selain itu,  kata Arie,  jejaring atau akses evakuasi di perbatasan cukup ekstrem, karena harus melalui sungai berarus deras seperti di Hulu Mahakam. Sedangkan evakuasi dari jalur udara juga berisiko perubahan cuaca. “Saat ini  sebanyak 98 persen dari sekitar 500 ribu lebih prajurit TNI telah menjadi peserta JKN-KIS. (hm)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.