Home » Gerbang Polri » TNI – POLRI TURUNKAN RATUSAN PERSONIL

TNI – POLRI TURUNKAN RATUSAN PERSONIL

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), TNI – Polri MENURUNKAN ratusan personil. TNI menerjunkan 309 personil dan Polri menyiapkan 2.297 anggota. pengamanan  akan dilakukan di  gereja, tempat hiburan,  mal, pelabuhan, serta Bandara  Sultan Aji Mas Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

“Polda Kaltim Dan Kodam VI/Mulawarman  memberi perhatian khusus terhadap aksi terorisme, sehingga untuk gereja akan dilakukan sterilisasi,” jelas Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin.

Sementara itu, Pangdam VI/Mlw, Mayjen Tni Sonhadji yang menjadi inspektur upacara pada saat gelar pasukan Operasi Lilin 2017 menjelaskan, pihaknya mendukung penuh terkait pengamanan nataru.

“Pangdam VI/Mlw bersama Polda Kaltim, berharap dalam perayaan natal di Kaltim dan Kaltara, tidak ada kegaduhan dan semua bisa berjalan dengan baik dan lancar,” tutur Pangdam VI/Mlw, Mayjen TNI Sonhadji.

LARANG SWEPING

Selain sidak pasar jelang nataru, Kapolda juga melarang adanya aksi sweping. Jajaran TNI maupun Polda Kaltim, siap menindak tegas jika ada hal  yang menyimpang dalam perayaan nataru.

Maraknya aksi swiping disejumlah daerah  diluar Kaltim pada saat peryaan Nataru, menjadi atensi pihak Polda Kaltim yang di bantu jajaran Kodam VI/Mulawrman. Hal ini disampaikan usai upacara Gelar Pasukan Operasi Lilin Mahakam 2017 di Lapangan SPN Polda Kaltim.

Menurut Kapolda, aksi sweping yang di lakukan sangat tidak dibenarkan,  karena masih adanya penegak hukum, baik Polri maupun TNI. Selain itu, Kapolda Kaltim juga menyoroti karyawan yang diharuskan memakai atribut natal oleh perusahaan. Bila meilhat adanya  pelanggaran, segera laporkan kepada pihak yang berwenang seperti Polri dan TNI, bukan mengambil tindakan sendiri yang akhirnya membuat   kisruh  perayaan natal dan tahun baru.

SIDAK PASAR

Jelang perayaan Nataru Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safaruddin beserta rombongan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Pandasari Balikpapan Barat. Di pasar tradisional itu ditemui ada beberapa harga sejumlah sembako mengalami kenaikan.

Sejumlah harga  kebutuhan pokok yang mulai merangkak naik,  diantaranya  telur, beras dan daging ayam. Kenaikannya terbilang  cukup tinggi. “Kenaikan daging ayam yang paling tinggi.  Ini nantinya akan dilakukan  pengecekan  stok  ayam,” kata Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin.

Menurut Kapolda, sejauh ini belum ada  laporan yang masuk terkait penimbunan beras, telur dan ayam. Pengecekan harga sembako dan daging yang dilakukan  polda kaltim akan terus berlanjut, untuk memastikan tidak adanya  permainan harga  saat jelang h natal dan tahun baru.

Sementara itu, Painem, salah seorang pedagnag ayam mengatakan, seekor ayam saat ini dijual dengan harga  55 ribu rupiah.  Sementara, harga sebelumnya hanya  35 ribu rupiah. Kenaikan ini sudah dirasakan sudah hampir satu bulan. (hm/sh)

Check Also

Kabel FO Telkom Grogot Tertabrak Truk, Ganggu 7 Tower Telkomsel

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Kabel Fyber Optik (FO) udara milik TelkomTanah Grogot pada Rabu (17/1) malam ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *