Home » Parlementaria » DPRD Balikpapan » UN CBT, SMAN 1 Pinjam Laptop Siswa
Dewan ketika mengunjungi ruang UN Online SMA Negeri 1 Balikpapan. (foto: rif-gk)

UN CBT, SMAN 1 Pinjam Laptop Siswa

UN CBT, SMAN 1 Pinjam Laptop Siswa

Balikpapan- GERBANGKALTIM.com—Komisi IV DPRD kota melakukan tinjauan ke sejumlah sekolahuntuk melihat lagnsung ksiapan pelaksanaan UN berbasis computer (Computer Base Test/cbt).

Sekolah pertama yang dikunjungi yakni SMA Patra Darma Pertaminan di Kompleks Pertamina.

Disekolah ini terdapat 176 siswa yang akan ikut UN berbasis computer dan sekolah menyiapkan 105 laptop

“ Semua kami yang siapkan bukan dari siswa,” ucap kepala Sekolah SMA Patra Darma Pramono saat berbincang dengan Ketua Komisi IV Ida Prastuty bersama anggotanya, Kamis pagi.

Nantinya kata Pramono setiap harinya akan dilakukan dua sesi/gelombong  pelaksanaan UN. “ Bergantian dua kali siswa ini.tapi dari hasil simulasi internal sudah dua kali siswa senang gunakan computer karena ngak harus menghitamkan jawaban. Waktu lebih cepat dan bias dimaksimalkan,”terangnya.

Sementara di SMA 1 Balikpapan, terdapat 398 siswa yang akan ikut UN CBT. Disini akan digelar tiga sesi yakni setiap 134 siswa bergantian ikut UN CBT.

Namun di SMA 1 ini, sebagaian laptop menggunkan miliki siswa dan sebagian milik sekolah. “Punya sekolah 63 laptop separuhnyakita pinjam ke orantua murid dan mereka bersama disdik juga sudah setujui,” ungkap Kepsek SMA 1 Imam Sujai disaat menerima kunjungan Komisi IV DPRD Balikpapan.

Atas hal ini, Ketua Komisi IV Ida Prastuty menilai sekolah swasta lebih siap dibandingkan negeri. Namun temuan ini hendakanya dievaluasi dan pemerintah pusat harus membantu penyedian prangkat sehingga tidak menyulitkan sekolah dan siswa.

“Kita lihat kesiapan siswa dan alatnya. Alhamdulillah mereka siap nah yang swasta siap mental lahir batin segala-segala dan semua ditangani sekolah. Di SMA ada peran cukup baik dari orangtua untuk penuhi Permendiknas soal UN berbasis computer,” tandasnya.

Peminjaman computer dari siswa sempat disayangkan Ida saat dialog namun hal ini masih dibenarkan sesuai aturan. “Kedepan alangkah baik ini tidak lagi membebani orangtua siswa. pusat bias alokasikan anggaran UN CBT ini,” ujarnya.

Ia meminta agar dalam pelaksanaan UN CBT nanti tidak ada pemadalam listrik dan jaringan internet diharapkan tidak terganggu. “ Seharus ini bias diikuti oleh sekolah lain tapi karena keterbatasan software dan hardware ya hanya 7 sekolah yang mengikuti UN berbasis computer ini,” pungkasnya.

Tujuh sekolah itu yakni SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, dan SMA 5 SMA Patra Dharma, SMA Muhamadyah, sedangkan SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 3. UN digelar pada 13-21 April 2015.(rif-gk)

Check Also

Polda Kaltim Ungkap 38 Kasus Korupsi

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sepanjang tahun 2017 lalu, Polda Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil mengungkap 38 kasus korupsi. Kasus ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *