Home » GerbangNews » Upaya Bunuh diri, Warga di Paser Nekat Terjun ke Sungai
Yunus (36), warga Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser yang melakukan upaya bunuh diri dengan melompat ke sungai pada Selasa (27/6) Malam pukul 19.30. (sumber Facebook Rusdiana)

Upaya Bunuh diri, Warga di Paser Nekat Terjun ke Sungai

Tanah Grogot (GERBANGKALTIM.com) Yunus (36), warga Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser, berusaha melakukan upaya bunuh diri dengan nekat terjun ke sungai pada Selasa (27/6) pukul 19.30 Wita.
Kapolsek Long Kali Ajun Komisaris Polisi (AKP) Danang Aries Susanto dikonfirmasi, Selasa (27/6), membenarkan kejadian tersebut.
“Upaya bunuh diri dilakukan dengan melompat ke Sungai pada pukul 19.30 Wita dari salah satu jembatan di Kecamatan Long Kali,” kata Kapolsek Long Kali Ajun Komisaris Polisi (AKP) Danang Aries Susanto, Selasa (27/6).
Jembatan di Kecamatan Long Kali, tempat kejadian Yunus meloncat ke sungai
Danang mengatakan Yunus melompat karena enggan dirawat (opname) di puskesmas terdekat, setelah dokter menganjurkannya untuk dirawat di Puskesmas karena penyakit malaria yang dideritanya.
Sebelumnya sekitar pukul 19.00, istri Yunus membawanya ke Puskesmas untuk memeriksa kesehatannya.
Setelah pulang dari Puskesmas kata Danang, korban yang tengah diboncengi motor oleh istrinya malah melompat, dan berusaha untuk lompat ke sungai.
“Setibanya di jembatan Long Kali korban minta turun dari sepeda motor dan nekat ingin terjun kesungai, tapi ditahan oleh istrinya. Istrinya memegang tangan korban namun terlepas, kemudian korban lansung terjun ke sungai,” tutur Danang.
Kepolisian setempat segera berkoordinasi dengan BPBD di daerah itu untuk melakukan pencarian Yunus. Pencarian menggunakan kapal, melibatkan warga setempat.
Arus sungai pada malam hari menurut Danang cukup deras. Pencarian memakan waktu dua jam lebih.
Kepolisian setempat saat upaya pencariaan Yunus
Pencarian pun membuahkan hasil. Yunus ditemukan tidak jauh dari lokasi dimana ia mencoba melakukan upaya bunuh diri.
“Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi ia melompat. Saat ditemukan ia sudah berada di pinggir sungai, di semak-semak, tidak sadarkan diri,” ujar Danang.
Beruntung Yunus tak meregang nyawa. Setelah ditemukan, is segera dibawa pulang ke rumahnya dan mendapat perawatan medis.
“Belum sadarkan diri, belum bisa diajak berkomunikasi. Saat ini dalam perawatan dokter di rumahnya,” ucap Danang.(Jya)

Check Also

BNNK BALIKPAPAN PERINGATI HANI 2018

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Setelah tertunda, pelaksanaan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018 ru bisa dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.