Home » GerbangNews » Mengurus Paspor di Imigrasi Balikpapan Disambut Pegawai Berbapakaian Dayak

Mengurus Paspor di Imigrasi Balikpapan Disambut Pegawai Berbapakaian Dayak

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com—Hari Senin 17 Oktober 2016 pengunjung di Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan kaget ketika masuk ke kantor tersebut karena semua pegawainya menggunakan kostum Dayak Kaltim.
“Saya kaget pak, saya kira ada warga Dayak demo di Kantor Imigrasi Balikpapan,” ujar Rohana salah seorang yang akan mengurus paspor.
Kasi Lantas Kañtor Imigrasi Bakikpapan Usman Abdurrahman SH yang ditemui GerbangKaltim di ruang kerjanya mengatakan, pemakaian pakaian adat Dayak Kaltim adalah instruksi dari Imigrasi Pusat. “Kami tinggal melaksanakan saja,” ujar Usman. Dia menambahkan pakaian adat Kaltim ini hanya dipakai satu hari saja yaitu Senin (17/10), kecuali yang bertugas di bagian pelayanan memakainya sampai tgl 28 Oktober 2016.
Perintah penggunaan pakaian adat Dayak Kaltim itu oleh pegawai Kanim Kelas I Balikpapan ditanggapi beragam.
Untuk mendapatkan pakaian itu, ada yang menyewa berkisar antara Rp 75 ribu hingga Rp 150 ribu. Namun, beberapa lainnya justru membeli agar nantinya bisa dipakai lagi.  Seorang karyawati Kanim Balikpapan mengaku harus membeli pakaian adat Dayak itu. “Saya beli Rp 250 ribu pak, hitung-hitung sebagai kenang-kenangan,” kata karyawati yang manis ini.
Terpisah, Plt Kepala Kanim Kelas I Balikpapan, Icon Siregar, membenarkan tidak adanya dana dari kantornya untuk pengadaan pakaian adat tersebut. Namun dia berpendapat sebaiknya pegawai Kantor Imigrasi yang bekerja di daerah harus punya pakaian adat daerah yang bersangkutan. “Saya bangga memakai pakaian adat ini dan saya punya,” ujar pejabat yang berdarah Sumatera Utara ini.
Mulai Senin (17/10) Kanim Kelas I Balikpapan melakukan sistem pengawasan yang lebih ketat lagi dalam pelayanan pembuatan paspor untuk mencegah praktek pungli.
Setiap satu jam ada pengumuman dari operator yang isinya antara lain “Pejabat Kantor Imigrasi tidak boleh meminta uang dan menerima uang dari masyarakat yang mengurus paspor”. Biaya paspor dibayar langsung di Bank dan paspor selesai 3 hari kerja setelah bayar di Bank, yang biayanya hanya Rp 355.000,- (ms)

Check Also

Kodam VI/Mlw Tambah 12 Pos di Perbatasan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Kodam VI/Mulawarman akan menambah 12 pos dari 40 perbatasan yang sudah ada di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.