Home » Gerbang Business » Wujudkan Lumbung Pangan Dunia, Kabupaten Bombana Digelontor Investasi Rp2,2 T
Investasi terintegrasi senilai Rp2,2 triliun yang akan diwujudkan antara perkebunan tebu dengan peternakan sapi di Kabupaten Bombana, Sultra.(foto: ist)

Wujudkan Lumbung Pangan Dunia, Kabupaten Bombana Digelontor Investasi Rp2,2 T

Bombana, GERBANGKALTIM.COM,– Satu langkah nyata mulai digulirkan di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045 yang dicanangkan Mentan Amran Sulaiman. Hal ini diwujudkan dengan adanya Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 2,2 triliun oleh PT. Jhonlin Batu Mandiri.

Direktur PT. Jhonlin Batu Mandiri Maman Gunawan mengatakan investasi ini sebagai dukungan terhadap program swasembada ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Kementan RI, dan akan dilakukan secara terintegrasi antara perkebunan tebu dengan peternakan sapi. Luas lahan yang dipakai mencapai 20 ribu hektare, kawasan hutan milik negara.

“Kami menggunakan kawasan hutan milik negara lebih kurang 20.000 Ha, berdasarkan persetujuan kerjasama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta melakukan perjanjian kerjasama dengan KPH Tina Orima,” kata Maman.

Dijelaskan, PT. Jhonlin Batu Mandiri juga akan membantu masyarakat di area perkebunan tebu dan peternakan sapi di Kabupaten Bombana untuk merelokasi peternakan sapi yang berada di kawasan hutan milik negara. Selanjutnya akan membangun kandang baru bagi peternak sapi di kawasan hutan milik negara ini.

“Biaya untuk kawasan baru nantinya beserta kandang sapi yang dibangun akan kami tanggung sepenuhnya sesuai kesepakatan bersama,” jelas Maman.

Untuk para peternak sapi yang akan direlokasi ini rencananya akan diberikan penyuluhan dan pendampingan bagaimana cara beternak sapi yang efektif dan memiliki produktivitas tinggi ke depannya, dan program ini akan berjalan secara kontinyu.

“Kami berharap selain dari pemenuhan kebutuhan swasembada stok pangan daging sapi dan industri gula, ke depannya investasi PT. Jhonlin Batu Mandiri ini mampu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, khususnya para petani tebu dan peternak sapi di Kabupaten Bombana ini,” katanya.

Seperti diketahui, dalam tahun 2017 Kementan menargetkan produksi Gula Tebu 2.95 juta ton dan Daging Sapi 0.64 juta ton karks. Target produksi tersebut diharapkan mampu memberikan sumbangan terhadap PDB Pertanian dan diharapkan tumbuh sebesar 3,89 %.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, H. Muhamad Nasir.(foto: ist)

Sementara itu,  terkait investasi dari PT. Jhonlin Batu Mandiri yang bakal menggelontor Kabupaten Bombana dengan nilai investasi Rp2,2 triliun itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra H Muhamad Nasir, membenarkan bahwa investasi ini akan dilaksanakan secara terintegrasi antara perkebunan tebu dengan peternakan sapi.

“Investasi triliunan rupiah itu bukan hanya pengembangan perkebunan tebu, namun juga pengembangan dalam bidang peternakan sapi, dengan cara menggunakan kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Tina Orima, Kabupaten Bombana.” kata Muhamad Nasir, Selasa (19/9/17) seperti yang dilansir Jhonlinmagz.com.

Saat ini, kata Muhamad Nasir, masyarakat telah menyiapkan kebun plasma untuk dikembangkan ke dalam kawasan pengembangan kebun tebu tersebut, seluas 20.000 hektare.

“Jadi masyarakat akan dilibatkan bukan hanya pada penyiapan plasma kebun tebu namun juga pada bibit ternaknya,” katanya.

Ditambahkan, peternakan sapi dan kebun tebu juga akan dikembangkan di Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur dan Konawe Selatan sebagai daerah pendukung, selain di Kabupaten Bombana ini.

“Diperkirakan tahun 2017 ini, investasi tersebut telah berjalan. Apalagi melihat keseriusan pihak investor dalam melakukan investasi dan juga telah melibatkan beberapa pihak baik dari Pemprov Sultra maupun akademisi Universitas Halu Oleo Kendari,” tambanya.(*)

Check Also

Pertamina Barokah Berakhir Meriah

Kompetisi selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan tahun ini akhirnya berakhir dengan enam pemenang. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *