TANA PASER, Gerbangkaltim.com,-Doyam Turu, salah satu tempat wisata air terjun di Kabupaten Paser ini menyisakan puing kayu dan bekas jembatan yang rusak.

Dulunya tempat ini adalah wisata andalan bagi masyarakat setempat dan menjadi salah satu tempat rekreasi pilihan untuk mengisi libur di akhir pekan.

Samsul Elun, salah satu pengunjung sangat menyayangkan kondisi Doyam Turu yang tidak terpelihara dan dibiarkan begitu saja.
“Sayang ya, di sini tidak terawat. Padahal dulu ramai orang datang ke sini,” katanya saat mengunjungi tempat tersebut, Minggu (4/2).

Memang sangat disayangkan, dengan jarak yang tidak jauh sekitar 27 kilometer dari kota Tanah Grogot, Doyam Turu sebenarnya berpotensi menjadi tempat wisata yang berkembang.

Meski fasilitas di tempat itu rusak, namun terlihat beberapa pengunjung masih mendatangi lokasi tersebut.

Pengunjung harus melewati sungai beberapa kali untuk menuju air terjun. Mereka melewati beberapa anak sungai untuk sampai ke sana.

“Dulu DoyamTuru ramai, suasananya asri dan fasilitasnya bisa kita pakai tidak perlu pusing. Tidak perlu bawa persediaan makanan karena sudah ada yang jual,” kata Samsul mengingat tempat tersebut.

“Tapi sekarang tempat ini makin tak terawat dengan jembatan penyeberangan yang rusak toilet tidak berfungsi lagi,” imbuhnya.

Sebagai pengunjung, Samsul berharap tempat itu bisa diperhatikan sehingga bisa kembali menjadi tempat wisata bagi masyarakat.

“Saya berharap mudah-mudahan tempat ini kedepannya diperhatikanlah biar kalo liburan ke sininya enak,” kata Samsul.(Ral)