TANA PASER, Gerbangkaltim.com,- Sejumlah warga Desa Tepian Batang Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser memortal jalan, tepatnya Jalan Meranti  kilometer 4 Desa Tepian Batang, Kamis (14/2) malam.

Warga memortal jalan karena truk pengangkut semen yang melintas dinilai telah melanggar perjanjian yang telah disepakati yaitu memperbaiki jalan rusak di sejumlah titik.

“Sebenarnya warga hanya menuntut perjanjian yang telah di sepakati bersama dengan  salah satu perusahaan yang melewati jalan tepian batang,” kata Mustofa, warga Desa Tepian Batang.

Mustofa menilai kerusakan jalan sudah cukup parah dan tidak sedikit warga yang melintas terjatuh karena menghindari lubang.

“Karena jalan sudah cukup parah. Beberapa kali warga terjatuh di lokasi. Kami hanya meminta perbaikan jalan namun tak kunjung ditanggapi,” katanya.

Mustofa mengatakan, warga telah berupaya manaruh pohon pisang di jalan dengan tujuan mendapat perhatian perbaikan jalan.

“Warga sudah taruh pohon pisang di jala tapi malah mereka (perusahaan) tabrak,” ungkap Mustofa.

Namun hingga saat ini pihak perusahaan belum tidak mengindahkan perjanjian yang telah disepakati dan jalan pun belum diperbaiki.

“Kesepakatannya diperbaiki, tapi aspirasi masyarakat tidak ditanggapi. Kami akan terus memportal jalan ini sampai ada kejelasan dari pihak perusahaan,” kata Mustofa.(Ral)