TANA PASER, Gerbangkaltim.com – Rais Syuriah Nahdhatul Ulama Kabupaten Paser Maslekhan mengimbau kepada masyarakat yang ada daerah itu untuk tetap menjaga kondusivitas menjelang Pemilu 17 April mendatang, khususnya Pemilihan Presiden yang hanya diisi oleh dua kontestan saja.

“Dalam menghadapi Pilpres Tahun ini NU mengajak kepada semua elemen untuk mewujudkan Pilpres yang damai. Hargai perbedaan satu sama lain. Boleh beda pandangan politik asal tetap rukun,” kata Maslekhan dihubungi di Tanah Grogot, Rabu(27/2).

Menurut Maslekhan, terlalu mahal jika masyarakat mengorbankan perbedaan politiknya untuk sebuah kerukunan antar umat, suku, agama dan ras yang sudah terbangun selama ini. Ia mengajak kepada semua pihak untuk mensyukuri apa yang sudah ada dan menjaganya bersama-sama.

“Mari kita jaga kondusifitas daerah dan negara yang kita cintai. Daerah, Negara ini tempat kita lahir, dibesarkan, hingga mencari nafkah. Kita syukuri nikmat yg begitu besar yang diberikan oleh Allah kepada bangsa dan negara kita,” katanya.

Dengan hanya ada dua Calon Presiden yang membuat perbedaan pilihan begitu nampak, Maslekhan tidak ingin masyarakat menjadi terpecah belah.

“Pada prinsipnya NU itu mengajak kepada ummat manapun untuj sama-sana membangun, merawat dan menjaga keutuhan bangsa. Kita harus saling memahami bahwa negara kita bukan milik satu agama, satu organisasi, satu suku, atau satu etnis manapun,” ujarnya.

Terkait maraknya beredar informasi yang tidak benar atau hoax belakangan ini, Maslekhan meminta masyarakat agar menyaring terlebih dahulu informasi yang akan dikonsumsi.

“Saring dulu informasi atau berita yang dibaca. Apakah kebenarannya bisa dipertanggungjawabkan atau tidak. Sehingga kita tidak mudah menjelekkan satu sama lain,” tuturnya. (MC Kabupaten Paser)