Tana Paser, Gerbangkaltim.com – Empat atlet bola tangan Kabupaten Paser Kalimantan Timur mengikuti seleksi nasional (seleknas) pada ajang Sea Games yang akan diselenggarakan akhir tahun 2019.

“Ini sedang seleksi sejak dua hari lalu. Empat atlet kita untuk bola tangan pantai,” kata pelatih Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Paser, Joni Seprianus dihubungi di Tanah Grogot, Minggu (10/3).

Berbagai even dan kejuaraan tingkat daerah sudah diikuti guna mengasah kemampuan para atlet. Namun Joni mengaku pihaknya mengalami kendala dana dalam pembinaan atlet.

“Dengan segala keterbatasan fasilitas maupun anggaran tapi bola tangan paser tetap giat mempersiapkan atlet-atlet untuk mengikuti berbagai even baik skala daerah maupun Nasional event yang terdekat sekarang ini adalah sleknas persiapan Sea Games di Philipina,” ungkap Joni

Keempat atlet ABTI Paser tidak mengikuti seleksi indoor melainkan outdor karena di Sea Games Philipin nanti hanya nomor outdor yang di pertandingan. “Jadi untuk sekarang atlet-atlet Bola Tangan Paser akan fokus berlatih di nomor outdor,” ujarnya.

Meskipun selalu berlatih di nomor indoor lanjut Joni, sat ini para atlet mengikuti sleknas outdor

Joni menerangkan, selama ini para atlet bola tangan berlatih di lapangan lantai sehingga dinilai kurang maksimal. “karena di Kabupaten Paser sendiri untuk lapangan outdor sendiri sangat jarang bahkan hampir tidak ada sama sekali, ini menjadi kendala terbesar kami, jangankan lapangan indoor yg outdor atau pasir aja tidak ada,” ungkapJoni

Dikatakan Joni, hal tersebut yang menjadi kendala terbesar atlet ABTI Paser untuk kemajuan atlet dan prestasi olahraga di paser, padahal kemarin di porprov bola tangan sendiri menyumbang 1 emas di indoor dan 1 perak di outdor.

“Di outdor sendiri sebenarnya Paser bisa meraih medali emas, semua terkendala peraturan yang dibuat bahwa atlet yang pernah mengikuti timnas tidak di perolehkan bermain di nomor outdor karena sudah juara 1 di indoor, ini juga menjadi kendala terbesar atlet ABTI Paser ketika di Porprov kemarin sehingga atlet yang bisa bermain hanya 5 orang saja sehingga hanya bisa mendapat medali perak,” terang Joni

Ditanya apa saja yang dipersiapkan untuk Seleknas, Joni membeberkan untuk persiapan menuju sleknas ini ABTI Paser sudah mempersiapkan atlet dengan latihan rutin, setiap hari menggunakan lapangan seadanya, dan selain dari Paser juga ada atlet bola tangan Balikpapan juga terpangil mengikuti sleknas.

“Dari Kaltim sendiri ada 8 atlet yang dipanggil mengikuti sleknas di Jakarta, harapan kami semoga tidak hanya indoor dimana 4 atlet kami, kemarin sudah lolos dan masuk memperkuat timnas Bola Tangan Indonesia di nomor indoor, kami berharap di nomor outdor pun atlet kami bisa lolos dan bisa bergabung memperkuat timnas Bola Tangan Indonesia,”ungkap Joni.

Joni Berharap pemerintah Kabupaten Paser dapat lebih memperhatikan prestasi olahraga yg ada di Kabupaten Paser karena tanpa adanya dukungan dari pemerintah maka sulit bagi cabang olah raga itu bisa Berprestasi.

“Dan buat KONI agar lebih melirik bahkan memandang cabang olahraga yg berperstasi agar bisa membantu baik dari segi fasilitas, perlengkapan maupun mencarikan bapak angkat buat cabor itu sendiri agar prestasi olahraga di paser semakin berkembang dan nama Kabupaten Paser pun semakin besar dimana-mana melalui olahraga,”pungkas Joni. (*/MC Kabupaten Paser)