BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com,–Sejak dirawat secara intensif di RSUD Beriman, Muhammad Afatar dan Muhammad Alif terus dalam pengawasan tim Dokter. Bahkan kedua bayi kembar ini diberi susu khusus formula F75 yang biasa diberikan pertama pada kebanyakan kasus gizi buruk.

Ahli Gizi RSUD Beriman Novia Dwi Anggraeni mengatakan, perkembangan kondisi Afatar dan Alif sejak berada di RSUD Beriman berbeda-beda, dimana untuk Afatar berat badanya mengalami pertambahan yang semula 5,050 kilogram saat ini sudah 5,2 kilogram.

“Sejak dua hari dirawat Afatar yang mengalami kemajuan, saat ini sudah ada penambaham berat badanya dari sebelumnya,” katanya.

Berbeda dengan sang adik, Alif. Hingga hari kedua ini berat badanya belum ada kenaikan, yakni 3,8 kilogram saja.

“Kalau Alief hingga saat ini belum ada perubahan. Sejak awal masuk sampai saat ini masih 3,8 kilogram,” ujar wanita berhijab ini.

Selama menjalani perawatan oleh tim Dokter RSUD Beriman Afatar dan Alif mendapatkan asupan susu khusus yang sama dengan kandungan gizi yang baik, yakni susu formula F75.

“Selama dalam pengawasan kami, keduanya beri susu khusus F75, kandungan gizinya sangat baik untuk gizi buruk,” tambahnya.

Saat disinggung sampai kapan Afatar dan Alif akan menjalani perawatan, Novia belum bisa memastikan. Sebab, kedua bayi itu masih harus menjalani perawatan medis.

“Kita belum tau sampai kapan dirawat. Yang pasti harus benar-benar mendekati hitungan berat badan normal,” ujarnya.(ad/gk)