Enam WNA Dipindah ke Batam, Rudenim Balikpapan Bakal Kosong

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com,– Rumah Detensi Imgirasi (Rudenim) Balikpapan yang berlokasi di JL. Sosial Tengah No.66 Lamaru  Balikpapan Timur dalam waktu tak lama bakal kosong ditinggalkan penghuninya. Dalam waktu dekat, dari 6 penghuninya yang tersisa bakal dipindahkan ke Rudenim di Batam.

“Rudenim dalam waktu dekat akan memindahkan enam orang pengungsi warga negara Afganistan ke Batam,” kata Yuliar, Kepala Rudenim Balikpapan kepada Gerbangkaltim.com, Sabtu (16/3/2019).

Yulizar belum bisa memastikan kapan rencana pemindahan 6 orang itu, karena masih menunggu surat pemindahan dari Dirjen Imigrasi. Kendati demikian, pihaknya telah berkoordinasi dengan Rudenim Batam.

“Secepatnya, setelah ada surat pemindahan dari Dirjen Imigrasi. Jadi nanti enamnya pindah dan hanya tersisa satu orang Imigratoir warga negara Philipina,” ungkapnya.

Seperti diketahui, setelah menampung ratusan WNA sejak tahun 2014 yang meminta suaka ke Balikpapan, perlahan jumlahnya terus berkurang. Saat ini hanya tersisa enam orang WNA asal Afganistan ditambah satu orang imigratoir asal Philipina.

Sebelumnya para WNA ini sempat mencoba kabur dari Rudenim dan sempat membuat heboh dengan melakukan aksi demo serta pengrusakan.

Yulizar mengatakan nantinya Rudenim akan difungsikan sebagaimana mestinya, seperti menahan orang asing bila melakukan pelanggaran keimigrasian.

“Setiap saat kalau ada kiriman dari Kantor Imigrasi se-Kaltimra dan Kalsel jika ada orang asing yang melakukan pelanggaran keimigrasian pasti dikirim ke Rudenim,” terangnya.Seperti diketahui, Rudenim

Sementara itu, terkait rencana pembuatan community house, Yulizar menyerahkan sepenuhnya pada kebijakan pemerintah daerah. Bila terwujud, pihaknya siap untuk menampung warga Rohingya dan Palestina.

“Kalau pemerintah daerah bersedia untuk buka community house ya akan kami tempatkan warga Rohingya dan Palestina,” tutupnya.(ad/gk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *