Tana Paser, Gerbangkaltim.com – Kepolisian Resort Paser menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), di jalan Noto Sunardi, depan Kantor Bupati Paser, Jumat (22/3). Kegiatan itu dipimpin Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra, disaksikan unsur Forkopimda, KPU dan Bawaslu.

Simulasi dimulai dari skenario sekelompok massa yang tidak terima dengan hasil Pemilu yang telah ditetapkan KPU. Mereka berunjuk rasa dan melakukan aksi anarkis dengan membakar ban.

Api coba dipadamkan polisi namun massa menghalangi sehingga terjadi bentrok antara polisi dan massa. Suasana semakin ricuh, dan massa sulit dikendalikan sehingga polisi menurunkan unit water Canon untuk membubarkan.

Namun, massa kembali dengan jumlah yang besar dan hendak menerobos barikade polisi. Lemparan batu serta botol juga terjadi.

Simulasi ini turut melibatkan Unit Tindak dari Satuan Brimob Polda Kaltim dan Kodim 0904/TNG. Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra mengatakan simulasi itu dilakukan untuk mempersiapkan segala kemungkinan ancaman dan gangguan yang muncul saat pemilu serentak nanti.

“Ini adalah simulasi menghadapi gangguan keamanan pada pelaksanaan Pemilu, nanti. Semua personel kita latihan, dengan melibatkan TNI” katanya

Roy mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemda setempat unruk memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan lancar dan aman. Masyarat pun diimbau untuk dapat menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

“Sebagai antisipasi, kami sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah dan tetap mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan di lingkungan masing-masing,” katanya.(MC Kabupaten Paser)