Balikpapan – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis komputer (UNBK) tingkat SMK di Balikpapan, berlangsung dengan normal tanpa ada kendala.

Ini diketahui setelah wartawan Gerbangkaltim.com memantau langsung di dua sekolah berbeda, Negeri dan Swasta di Balikpapan, Senin (25/3) siang.

Di SMK Kartika Balikpapan misalnya, pihak sekolah telah menyiapkan segala sesuatunya untuk mengantisipasi hal-hal diluar kemampuan manusia (Human Error), seperti mati listrik dan gangguan server.

“Kami sudah antisipasi segala sesuatunya seperti mati lampu dan server serta jaringan. Kami sudah siapkan genset dan setiap ruangan ada satu orang tehnisinya,” ujar Harsono, Waka Kurikulum SMK Kartika Balikpapan.

Sementara itu di SMK Negeri 2 Balikpapan, pengawas ujian memberlakukan larangan membawa Smartphone ke dalam ruang ujian. Dimana setiap ruangan diisi oleh 20 hingga 25 orang siswa.

Larangan membawa Smartphone ini untuk mengantisipasi kecurangan siswa mengerjakan Ujian. “Disini kita larang murid-murid bawa HP. Ini mencegah terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan UNBK,” ujar Sukarni Chandra, Waka Kurikulum SMK N 2 Balikpapan.

Bagi para murid, di hari pertama UNBK mata pelajaran Bahasa Indonesia secara keseluruhan mudah dipahami dan dicermati sehingga mudah dikerjakan oleh murid-murid.

“Alhamdulillah mudah dan bisa dipahami tadi soal-soalnya. Apa yang sudah dikerjakan di Pra UNBK mirip-mirip sama sekarang,” ungkap Mariam, Siswa SMK N 2 Balikpapan.

Senada dengan Mariam, Yulius Christian juga mengatakan hal yang sama, namun bagi Yulius terdapat dua soal yang menjebak. “Bisa semua saya kerjakan, cuma tadi ada dua soal yang kayanya menjebak, jawaban B dan C mirip, kan harusnya ada pilihan B dan C Benara,” tegasnya.

Seperti diketahui, pelaksanaan UNBK tingkat SMK ini akan berlangsung selama empat hari, dengan mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan masing-masing.(ad/gk)