Tana Paser, Gerbangkaltim.com – Sebagai bentuk perhatian terhadap fenomena Bullying, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Paser melalui Komisariat STIE Widya Praja, menggelar seminar anti Bullying, Sabtu (4/5).

Seminar yang mengusung tema ‘Stop Bullying, Stand Up, Stand Strong dan Stand Together’ itu menghadirkan dua narasumber yakni Agus Wintoro dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan I’timariah dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Paser.

“Kami prihatin dengan fenomena bullying belakangan ini. Makanya dengan seminar harapan kami dapat membuka wawasan peserta. Jangan-jangan perbuatan bullying itu tanpa kita sadari pernah kita lakukan,” kata Ketua HMI Cabang Paser Ahmad Kausari.

Arti bullying sendiri secara umum adalah penindasan atau kekerasan baik kekerasan fisik maupun verbal atau ucapan, yang mengakibatkan korban tertekan dan depresi, kata salah satu narasumber Agus Wintoro.

Kekerasan fisik seperti pemukulan dan penganiayaan. Sementara kekerasan verbal contohnya seperti mengejek, mencaci maki, bahkan memberi sebutan atau julukan juga bagian dari perbuatan bullying.

“Oleh karena itu mari kita sama-sama, mulai dari sekarang jaga sikap kita. Perbuatan bullying bisa dihindari, dengan kita menghargai sesama kita,” kata Agus.

Kegiatan seminar yang berlangsung satu hari ini diikuti 37 pelajar tingkat SMA sederajat di Tanah Grogot.

“Semoga dengan seminar ini kita semua bisa antisipasi dari permasalah bullying di kalangan remaja. Harapannya peserta bisa menjadi pelopor unk pencegahan dari kasus bullying,” pungkas Ketua HMI Paser Ahmad Kausari.(Jya)